Daftar Sembako yang Rutin Diimpor oleh Indonesia (2)

Daftar Sembako yang Rutin Diimpor oleh Indonesia (2)

- detikFinance
Kamis, 06 Mar 2014 12:38 WIB
Daftar Sembako yang Rutin Diimpor oleh Indonesia (2)
Jakarta - Impor pangan atau sembako seperti sudah menjadi tradisi di dalam negeri. Hampir setiap bulan, sembako asing masuk membanjiri pasar domestik.

Sebut saja seperti bawang, cabai, beras hingga kentang diimpor dari negara luar. Asalnya pun bermacam-macam. Mulai dari Singapura, Thailand, Vietnam, China, Australia, hingga Paraguay.

Hal ini beradasarkan laporan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (6/3/2014), berikut adalah beberapa sembako yang diimpor RI:



5. Kopi

Kopi impor yang masuk dilaporkan mencapai 985 ton atau US$ 2,2 juta. Tahun 2013 impornya adalah sebesar 15.800 ton atau US$ 38,8 juta.

Asal kopi impor adalah dari Vietnam sebesar 842 ton atau US$1,6 juta, Amerika Serikat 37 ton atau US$ 326 ribu, Italia 8 ton atau US$ 156 ribu, Thailand 38 ton atau US$ 56 ribu dan negara lainnya 58 ribu atau US$ 140 ribu.

5. Kopi

Kopi impor yang masuk dilaporkan mencapai 985 ton atau US$ 2,2 juta. Tahun 2013 impornya adalah sebesar 15.800 ton atau US$ 38,8 juta.

Asal kopi impor adalah dari Vietnam sebesar 842 ton atau US$1,6 juta, Amerika Serikat 37 ton atau US$ 326 ribu, Italia 8 ton atau US$ 156 ribu, Thailand 38 ton atau US$ 56 ribu dan negara lainnya 58 ribu atau US$ 140 ribu.

4. Teh

Impor teh pada bulan Januari tercatat sebesar 1.134 ton atau US$ 1,8 juta. Impor bukan hanya saat ini saja, namun juga dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun 2013, impornya bahkan mencapai 20.579 ton atau US$ 29,3 juta.

Negara asalnya adalah Vietnam dengan 588 ton atau US$ 622 ribu, India 258 ton atau US$ 477 ribu, Kenya 109 ton atau US$ 231 ribu, Srilanka 27 ton atau US$ 207 ribu, Inggris 2,5 ton atau US$ 107 ribu dan negara lainnya 147 ton atau US$ 242 ribu.

4. Teh

Impor teh pada bulan Januari tercatat sebesar 1.134 ton atau US$ 1,8 juta. Impor bukan hanya saat ini saja, namun juga dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun 2013, impornya bahkan mencapai 20.579 ton atau US$ 29,3 juta.

Negara asalnya adalah Vietnam dengan 588 ton atau US$ 622 ribu, India 258 ton atau US$ 477 ribu, Kenya 109 ton atau US$ 231 ribu, Srilanka 27 ton atau US$ 207 ribu, Inggris 2,5 ton atau US$ 107 ribu dan negara lainnya 147 ton atau US$ 242 ribu.

3. Garam

Garam yang diimpor selama Januari adalah 278 ribu ton atau US$ 13,4 juta. Sementara dari Singapura adalah sebesar 3,1 ton atau US$ 17 ribu. Tahun 2013 lalu, impornya mencapai 9 ton atau US$ 16 ribu.

Negara lainnya yang ikut memasok garam adalah Australia dengan catatan 183 ribu ton atau US$ 9,2 juta, India 94 ribu ton atau US$ 3,9 juta, Selandia Baru 384 ribu ton atau US$ 147 ribu.

Kemudian garam juga diimpor dari benua Eropa, yaitu Jerman. Dengan volume sebesar 48 ribu ton atau US$ 137 ribu. Serta akumulasi dari negara lainnya dengan totak 105 ton atau US$ 14 ribu.

3. Garam

Garam yang diimpor selama Januari adalah 278 ribu ton atau US$ 13,4 juta. Sementara dari Singapura adalah sebesar 3,1 ton atau US$ 17 ribu. Tahun 2013 lalu, impornya mencapai 9 ton atau US$ 16 ribu.

Negara lainnya yang ikut memasok garam adalah Australia dengan catatan 183 ribu ton atau US$ 9,2 juta, India 94 ribu ton atau US$ 3,9 juta, Selandia Baru 384 ribu ton atau US$ 147 ribu.

Kemudian garam juga diimpor dari benua Eropa, yaitu Jerman. Dengan volume sebesar 48 ribu ton atau US$ 137 ribu. Serta akumulasi dari negara lainnya dengan totak 105 ton atau US$ 14 ribu.

2. Kedelai

Impor kedalai dilaporkan mencapai 149 ribu ton atau senilai US$ 86,1 juta.

Asalnya dari Amerika Serikat sebesar 146 ribu ton atau US$ 84,1 juta. Kemduian Ukraina 1567 ton atau US$ 783 ribu, Malaysia 1109 ton atau US$ 759 ribu, Ethiopia 694 ton atau US$ 347 ribu, dan Kanada 142 ton atau 102 ribu.

2. Kedelai

Impor kedalai dilaporkan mencapai 149 ribu ton atau senilai US$ 86,1 juta.

Asalnya dari Amerika Serikat sebesar 146 ribu ton atau US$ 84,1 juta. Kemduian Ukraina 1567 ton atau US$ 783 ribu, Malaysia 1109 ton atau US$ 759 ribu, Ethiopia 694 ton atau US$ 347 ribu, dan Kanada 142 ton atau 102 ribu.

1. Beras

Pada Januari 2014 impor beras mencapai 31.729 ton atau US$ 14,4 juta. Pada tahun 2013 lalu, impor beras bahkan mencapai 472 ribu atau senilai dengan US$ 246 ribu.

Negara asal beras impor ini cukup beragam. Paling besar di Januari adalah beras dari Thailand dengan volume 19 ribu ton atau US$ 9,4 juta. Tahun 2013, impornya adalah 95 ribu ton atau US$ 61,7 juta.

Kemudian adalah India dengan catatan 8 ribu ton atau US$ 2,8 juta. Vietnam 3 ribu ton atau US$ 1,6 juta, dan Myanmar sebesar 576 ton atau US$ 200 ribu.

Selanjutnya adalah Amerika Serikat 160 ton atau US$ 162 ribu dan akumulasi negara lainnya secara total adalah 465 ton atau US$ 206 ribu.

1. Beras

Pada Januari 2014 impor beras mencapai 31.729 ton atau US$ 14,4 juta. Pada tahun 2013 lalu, impor beras bahkan mencapai 472 ribu atau senilai dengan US$ 246 ribu.

Negara asal beras impor ini cukup beragam. Paling besar di Januari adalah beras dari Thailand dengan volume 19 ribu ton atau US$ 9,4 juta. Tahun 2013, impornya adalah 95 ribu ton atau US$ 61,7 juta.

Kemudian adalah India dengan catatan 8 ribu ton atau US$ 2,8 juta. Vietnam 3 ribu ton atau US$ 1,6 juta, dan Myanmar sebesar 576 ton atau US$ 200 ribu.

Selanjutnya adalah Amerika Serikat 160 ton atau US$ 162 ribu dan akumulasi negara lainnya secara total adalah 465 ton atau US$ 206 ribu.
Halaman 2 dari 12
(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads