Tidak hanya di situ saja, Bandara Soetta juga sering dikeluhkan karena maraknya praktek taksi gelap hingga percaloan. Mengatasi hal itu, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandara Soetta melakukan berbagai upaya seperti mengembangkan terminal baru. Mau tahu dinamika yang pada bandara tersibuk di Indonesia ini serta solusinya?
Berikut ini hasil penelusuran detikFinance, Jumat (7/3/2014).
|
|
1. Taksi Gelap Masih Marak
|
|
"Mau taksi pak," kata salah seorang pengemudi taksi gelap kepada di Terminal 1 Bandara Soetta.
Pengemudi taksi yang tak berseragam khusus tersebut, menawari setiap penumpang yang baru saja ke luar dari area kedatangan domestik terminal 1.
Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko menjelaskan pihaknya sebagai operator Bandara Soetta telah bekerjasama dengan Polres Bandara untuk merazia taksi ilegal. Setidaknya sudah terjaring 591 taksi ilegal selama operasi.
"Sudah kerjasama dengan Polres. Sekarang sudah ketangkep 591 taksi gelap. Ini akan terus-menerus," kata Tri Sunoko di kantornya.
1. Taksi Gelap Masih Marak
|
|
"Mau taksi pak," kata salah seorang pengemudi taksi gelap kepada di Terminal 1 Bandara Soetta.
Pengemudi taksi yang tak berseragam khusus tersebut, menawari setiap penumpang yang baru saja ke luar dari area kedatangan domestik terminal 1.
Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko menjelaskan pihaknya sebagai operator Bandara Soetta telah bekerjasama dengan Polres Bandara untuk merazia taksi ilegal. Setidaknya sudah terjaring 591 taksi ilegal selama operasi.
"Sudah kerjasama dengan Polres. Sekarang sudah ketangkep 591 taksi gelap. Ini akan terus-menerus," kata Tri Sunoko di kantornya.
2. Pemberantasan Praktik Calo Tiket
|
|
Alhasil banyak calon penumpang yang tidak sesuai antara nama di tiket dan identitas. Langkah ini telah diatur dalam Permen 31 Tahun 2013 untuk menjaga keamanan bandara.
"Ada 86 boarding pass berbeda dengan id. Kita akan terus imbau. Kuncinya di airlines. Klo dia nggak konsisten, ya gini terus," Kata Dirut AP II Tri Sunoko.
2. Pemberantasan Praktik Calo Tiket
|
|
Alhasil banyak calon penumpang yang tidak sesuai antara nama di tiket dan identitas. Langkah ini telah diatur dalam Permen 31 Tahun 2013 untuk menjaga keamanan bandara.
"Ada 86 boarding pass berbeda dengan id. Kita akan terus imbau. Kuncinya di airlines. Klo dia nggak konsisten, ya gini terus," Kata Dirut AP II Tri Sunoko.
3. Bangun Terminal Raksasa Kapasitas 25 Juta
|
|
Direktur AP II Tri Sunoko menjelaskan per tanggal 25 Februari 2014, proses kontruksi telah mencapai 16,05%. Direncanakan perluasan terminal 3 fase awal, akan digunakan mulai September 2014. Sedangkan pembangunan seluruh proyek terminal 3 ultimate dan fasilitas parkir pesawat (apron) tuntas pada akhir 2015. Proyek dibangun di atas lahn seluas 30 hektar.
"Terminal 3 sudah selesai 16,05%. Dari rencana selesai pengembangan keseluruhan pada akhir 2015," kata Tri di kantor pusat AP II, Cengkareng
3. Bangun Terminal Raksasa Kapasitas 25 Juta
|
|
Direktur AP II Tri Sunoko menjelaskan per tanggal 25 Februari 2014, proses kontruksi telah mencapai 16,05%. Direncanakan perluasan terminal 3 fase awal, akan digunakan mulai September 2014. Sedangkan pembangunan seluruh proyek terminal 3 ultimate dan fasilitas parkir pesawat (apron) tuntas pada akhir 2015. Proyek dibangun di atas lahn seluas 30 hektar.
"Terminal 3 sudah selesai 16,05%. Dari rencana selesai pengembangan keseluruhan pada akhir 2015," kata Tri di kantor pusat AP II, Cengkareng
4. Bikin Stasiun KRL dan Monorel
|
|
Sejalan dengan pengembangan stasiun, AP II juga tengah mempersiapkan alat transportasi berupa automatic people mover system atau monorel yang menghubungan terminal 1, 2 dan 3. Dengan monorel, penumpang yang tiba di stasiun bandara bisa berpindah ke terminal-terminal memakai moda ini. "Kontraknya sih pertengahan 2015 dan masih on schedule," sebutnya.
Monorel antar terminal ini rencananya siap dipakai melayani penumpang pada akhir 2015 atau sejalan dengan beroperasinya KRL bandara. "Selesainya 18 bulan. Akhir 2015 juga," terangnya.
4. Bikin Stasiun KRL dan Monorel
|
|
Sejalan dengan pengembangan stasiun, AP II juga tengah mempersiapkan alat transportasi berupa automatic people mover system atau monorel yang menghubungan terminal 1, 2 dan 3. Dengan monorel, penumpang yang tiba di stasiun bandara bisa berpindah ke terminal-terminal memakai moda ini. "Kontraknya sih pertengahan 2015 dan masih on schedule," sebutnya.
Monorel antar terminal ini rencananya siap dipakai melayani penumpang pada akhir 2015 atau sejalan dengan beroperasinya KRL bandara. "Selesainya 18 bulan. Akhir 2015 juga," terangnya.
5. Bikin Fasilitas Untuk Pesawat Jumbo A380
|
|
"3 gate dirancang untuk Airbus 380," kata Manajer Komersial Proyek Terminal 3, Tumbur di lokasi proyek terminal 3, Cengkareng.
Nantinya setiap gate menyediakan 3 garbarata untuk melayani 1 pesawat A380. Pihak kontraktor, menurut Tumbur menyediakan sebanyak 24 gate dengan 40 fasilitas garbarata pada pengembangan terminal 3 ultimate ini. Gate dan garbarata ini, di luar fasilitas terminal 3 lama. Terminal 3 Bandara Soetta akan dioperasikan secara penuh pada akhir 2015. Saat beroperasi penuh, maskapai dunia bisa take off dan landing menggunakan armada A380.
"Sekarang Garuda masuk Skyteam. KLM pakai Airbus 380 bisa ke Soetta. Daya dukung apron (parkir) juga bisa mendukung," jelasnya.
5. Bikin Fasilitas Untuk Pesawat Jumbo A380
|
|
"3 gate dirancang untuk Airbus 380," kata Manajer Komersial Proyek Terminal 3, Tumbur di lokasi proyek terminal 3, Cengkareng.
Nantinya setiap gate menyediakan 3 garbarata untuk melayani 1 pesawat A380. Pihak kontraktor, menurut Tumbur menyediakan sebanyak 24 gate dengan 40 fasilitas garbarata pada pengembangan terminal 3 ultimate ini. Gate dan garbarata ini, di luar fasilitas terminal 3 lama. Terminal 3 Bandara Soetta akan dioperasikan secara penuh pada akhir 2015. Saat beroperasi penuh, maskapai dunia bisa take off dan landing menggunakan armada A380.
"Sekarang Garuda masuk Skyteam. KLM pakai Airbus 380 bisa ke Soetta. Daya dukung apron (parkir) juga bisa mendukung," jelasnya.
Halaman 2 dari 12











































