"Kita bantu secara maksimal proses pembebasan lahan. Khusus runway ke-3, karena untuk kepentingan nasional diutamakan," kata Rano di Kantor Pusat Perum Navigasi, Tangerang, Senin (10/2/2014).
Namun ia berjanji, masyarakat tidak akan ada yang dirugikan dari pembebasan lahan tersebut. "Bukan ganti rugi. Tapi ganti untung. Masyarakat nggak boleh dirugikan," tutur Rano.
Pemerintah memiliki 2 opsi dalam pembangunan runway ke-3 di Soetta. Opsi pertama adalah pembangunan cross paralel runway sedangkan opsi kedua yaitu independent runway.
Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, opsi pertama runway akan dibangun di bagian utara. Panjangnya tidak jauh berbeda dengan runway 1 dan 2. Targetnya mampu menambah kapasitas bandara hingga 40%.
Sementara opsi kedua adalah runway dengan panjang 1 km ke arah utara. Memang kondisi pembebasan lahannya menjadi semakin rumit. Karena area tersebut dihuni oleh ribuan kepala keluarga.
(dru/dnl)










































