'Kenaikan BBM Harus Dilakukan pada Saat yang Tepat'
Rabu, 08 Des 2004 14:37 WIB
Jakarta - Pemerintah diminta memperhatikan waktu yang tepat terkait dengan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan pada awal tahun merupakan waktu yang kurang pas karena biasanya pada saat itu banyak pihak berharap terjadi perubahan yang positif."Kenaikan BBM jangan awal tahun karena biasanya orang punya harapan yang tinggi. Timingnya harus tepat dan memperhatikan berbagai aspek psikologis masyarakat," kata pengamat UGM Sri Adiningsih di Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu (8/12/2004).Menurutnya kenaikan BBM tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi semata, namun juga memperhatikan kondisi lain, seperti sosial dan politik. "Kalau rencananya mau dinaikkan setelah panen raya, itu harus dilihat apakah setelahnya waktunya bersamaan dengan waktu anak masuk sekolah atau bersamaan dengan waktu-waktu dimana pengeluaran masyarakat tinggi," katanya.Ditanya mengenai prosentase kenaikan yang mencapai 40 persen, Sri Adiningsih berharap kenaikan BBM itu dilakukan secara bertahap. "Saya berpikiran kenaikannya bertahap karena bisa bikin merinding. Apalagi UMP di Jakarta hanya Rp 700.000. Jadi kenaikan bertahap perlu tetap memperhatikan berbagai kondisi," tegasnya.
(nit/)











































