Pemprov Jabar Luncurkan Program 100.000 Wirausahawan Baru

Pemprov Jabar Luncurkan Program 100.000 Wirausahawan Baru

- detikFinance
Kamis, 13 Mar 2014 15:24 WIB
Pemprov Jabar Luncurkan Program 100.000 Wirausahawan Baru
Bandung - Provinsi Jabar meluncurkan program 'Pencetakan 100 Ribu Wirausahawan Baru'. Warga Jabar yang berminat berwirausaha diajak turut serta mengikuti program ini. Sebanyak 100 ribu wirausaha baru tersebut diharapkan bisa tercapai dalam waktu 5 tahun.

Peluncuran Pencetakan 100.000 Wirausahawan Baru Jabar dilakukan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dihadapan para kepala dinas serta para undangan yang terdiri dari para calon wirausahawan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Anton Gustomi menuturkan peserta yang memiliki minat usaha diharuskan mendaftar untuk kemudian diseleksi.

"Setelah seleksi, kita akan melakukan pelatihan, magang dan pendampingan usaha sesuai dengan minat usaha pendaftar," ujar Anton dalam acara peluncuran Pencetakan 100.000 Wirausaha Baru Jabar di Sasana Budaya Ganesa, Jalan Tamansari, Kamis (13/3/2014).

Sebanyak 100 ribu wirausahawan tersebut ditargetkan dapat tercipta dalam 5 tahun kedepan dengan asumsi rata-rata 20 ribu wirausahawan baru per tahunnya.

Anton menyebut, ada 200 orang pendamping dari berbagai usaha yang siap memberikan pembinaan pada para pelaku wirausaha baru. Para pendamping berasal dari bidang fashion, konveksi hingga makanan minuman.

"Setelah pelatihan dan magang, kami akan memberikan akses bagi mereka yang membutuhkan modal, misalnya melalui KCR (Kredit Cinta Rakyat)," tuturnya.

Warga yang berminat, bisa mendaftarkan dirinya di 11 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yaitu di Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautanm Dinas Perkebunanm Dinas Kehutanan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Olahraga dan Pemuda serta Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral.

Pendaftaran dibuka hingga 31 Maret 2014 kemudian dilanjutkan dengan proses administrasi, wawancara dan psikotest pada bulan April lalu Pelatihan, Magang dan Pendampingan Usaha hingga Agustus 2014.

"Kedepannya kita akan kembangkan pendaftaran via online supaya memudahkan warga untuk mendaftar," kata Anton.

Yang diutamakan untuk program ini yaitu para wirausahawan baru atau yang telah memiliki usaha maksimal 5 tahun.

(tya/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads