Malaysia dan Thailand Memata-matai Pasar Indonesia

Malaysia dan Thailand Memata-matai Pasar Indonesia

- detikFinance
Kamis, 20 Mar 2014 10:16 WIB
Malaysia dan Thailand Memata-matai Pasar Indonesia
Jakarta - Pelaku eksportir dua negara tetangga Indonesia yaitu Malaysia dan Thailand memata-matai kondisi pasar Indonesia. Mereka berusaha mencari tahu dan mempelajari tren pasar Indonesia sehingga berpeluang memasarkan produknya ke Indonesia secara diam-diam.

Caranya dengan mengunjungi situs customers service center Kementerian Perdagangan di djpen.kemendag.go.id. Cara-cara seperti ini biaya dikenal sebagai langkah market intelligence.

"Negara Malaysia dan Thailand juga banyak memanfaatkan sistem ini. Eksportir mereka berusaha menggunakan layanan ini untuk mencari tahu prospek, selera, regulasi impor yang kita masukan datanya ke web sana tetapi kita sudah sikapi dan bentengi. Intinya mereka berusaha mempelajari kita," ungkap Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Ari Satria saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais Jakarta, Kamis (20/03/2014).

Agar kejadian tidak terulang, situs pelayanan cari tahu potensi ekspor dan impor Indonesia diberikan pengaman. Saat ini hanya eksportir dan importir Indonesia yang sudah mendapatkan nomor registrasi yang dapat membuka situs ini.

"Eksportir harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Kemudian mendapatkan password yang dikirim via email. Di sana banyak informasi pasar dan market potensial," imbuhnya.

Sampai saat ini Kemendag mencatat situs tersebut sudah mempunyai members sebanyak 715 eksportir dan 640 importir.

Sementara itu di tempat yang sama Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Nus Nuzulia Ishak mengungkapkan Indonesia harus mewaspadai 3 negara di kawasan ASEAN. Ketiga negara tersebut berpotensi mengambil pangsa pasar Indonesia baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Pesaing kita Malaysia, Vietnam, Thailand," sebut Nus.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads