"Berharap izinnya bisa segera keluar," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin malam (24/3/2014).
Bambang yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) tersebut mengungkapkan, pihaknya sudah memasukkan usulan perubahan Rancangan Tata Ruang Wilayah ke kementerian Pekerjaan Umum.
"Kita sudah serahkan, nanti Kementerian PU yang akan mengolah RT/RW bandara ini," ujar dia.
Bambang menyebutkan, nantinya bandara Karawang ini bakal menampung sedikitnya 90 juta penumpang setiap tahunnya, jauh lebih besar dari kapasitas tampung bandara Soekarno-Hatta yang hanya 22 juta penumpang per tahun.
"Karawang ini nantinya kapasitas penumpang bisa lebih besar dari Soetta, sampai 90 juta penumpang tiap tahun," cetusnya.
(drk/dnl)










































