Beberapa ruas tol tersebut masuk ke dalam jaringan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang akan mengelilingi kota Jakarta, dan tersambung satu dan yang lainnya.
Dikutip detikFinance dari data Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (26/3/2014), ini dia 10 tol tersebut dan progres proyeknya.
|
|
1. JORR W2 Utara
|
|
Sejak akhir 2013 lalu, bagian dari tol sepanjang 7,67 km ini sudah beroperasi dari Kebon Jeruk-Ciledug. Biaya investasi untuk tol ini mencapai Rp 2,2 triliun.
1. JORR W2 Utara
|
|
Sejak akhir 2013 lalu, bagian dari tol sepanjang 7,67 km ini sudah beroperasi dari Kebon Jeruk-Ciledug. Biaya investasi untuk tol ini mencapai Rp 2,2 triliun.
2. Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran
|
|
Tol ini terbagi menjadi 4 seksi yang akan menghubungkan: (Seksi I) Kunciran - IC Sultan Ageng Tirtayasa, (Seksi II) IC Sultan Ageng Tirtayasa - On/Off Ramp Benteng Betawi, (Seksi III) On/Off Ramp Benteng Betawi - IC Husein Sastranegara, dan (Seksi IV) IC Husein Sastranegara - Benda Junction.
Belum ada proses konstruksi di tol dengan investasi konstruksi Rp 3,5 triliun ini. Pembebasan lahannya saja masih 5%. Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2014
2. Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran
|
|
Tol ini terbagi menjadi 4 seksi yang akan menghubungkan: (Seksi I) Kunciran - IC Sultan Ageng Tirtayasa, (Seksi II) IC Sultan Ageng Tirtayasa - On/Off Ramp Benteng Betawi, (Seksi III) On/Off Ramp Benteng Betawi - IC Husein Sastranegara, dan (Seksi IV) IC Husein Sastranegara - Benda Junction.
Belum ada proses konstruksi di tol dengan investasi konstruksi Rp 3,5 triliun ini. Pembebasan lahannya saja masih 5%. Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2014
3. Kunciran-Serpong
|
ilustrasi
|
Memiliki panjang 11,19 km, tol ini dibagi menjadi 2 seksi: Seksi I (Kunciran - Parigi), 6,90 Km dan Seksi II (Parigi -Serpong), 4,30 Km. Progres konstruksi tol ini masih nihil, sementara pembebasan lahannya baru mencapai 10%.
Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Desember 2013.
3. Kunciran-Serpong
|
ilustrasi
|
Memiliki panjang 11,19 km, tol ini dibagi menjadi 2 seksi: Seksi I (Kunciran - Parigi), 6,90 Km dan Seksi II (Parigi -Serpong), 4,30 Km. Progres konstruksi tol ini masih nihil, sementara pembebasan lahannya baru mencapai 10%.
Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Desember 2013.
4. Serpong-Cinere
|
ilustrasi
|
Pembangunan tol ini terbagi menjadi 2 seksi yaitu: seksi I (Serpong IC - Pamulang IC), 6,675 Km dan Seksi II (Pamulang IC - Cinere IC), 3,647 Km.
Belum ada pekerjaan fisik yang dilakukan, sementara pembebasan lahan baru masuk tahap sosialisasi dan inventarisasi. Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2015.
4. Serpong-Cinere
|
ilustrasi
|
Pembangunan tol ini terbagi menjadi 2 seksi yaitu: seksi I (Serpong IC - Pamulang IC), 6,675 Km dan Seksi II (Pamulang IC - Cinere IC), 3,647 Km.
Belum ada pekerjaan fisik yang dilakukan, sementara pembebasan lahan baru masuk tahap sosialisasi dan inventarisasi. Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2015.
5. Cinere-Jagorawi
|
|
Pemegang konsesi atas tol ini adalah PT Translingkar Kita Jaya. Investasi tol ini mencapai Rp 2,6 triliun. Menteri Pekerjaaan Umum Djoko Kirmanto menargetkan tol ini akan bisa beroperasi seluruhnya pada 2016.
5. Cinere-Jagorawi
|
|
Pemegang konsesi atas tol ini adalah PT Translingkar Kita Jaya. Investasi tol ini mencapai Rp 2,6 triliun. Menteri Pekerjaaan Umum Djoko Kirmanto menargetkan tol ini akan bisa beroperasi seluruhnya pada 2016.
6. Cimanggis-Cibitung
|
ilustrasi
|
Tol ini dioperasikan oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways, dan memakan investasi hingga Rp 4,5 triliun.
Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2014.
6. Cimanggis-Cibitung
|
ilustrasi
|
Tol ini dioperasikan oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways, dan memakan investasi hingga Rp 4,5 triliun.
Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2014.
7. Cibitung-Cilincing
|
ilustrasi
|
Tol ini terbagi menjadi 4 seksi yaitu Seksi I (Cibitung - Telaga Asih) 2,96 Km, Seksi I I(Telaga Asih - Tembelang) 9,41 Km, Seksi III (Tembelang - Mekarjaya) 13,09 Km, Seksi IV (Mekarjaya - Cilincing) 8,56 Km.
Belum ada konstruksi yang dilakukan di ruas tol ini. Semua kegiatan masih dalam tahap pembebasan lahan. Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2014.
7. Cibitung-Cilincing
|
ilustrasi
|
Tol ini terbagi menjadi 4 seksi yaitu Seksi I (Cibitung - Telaga Asih) 2,96 Km, Seksi I I(Telaga Asih - Tembelang) 9,41 Km, Seksi III (Tembelang - Mekarjaya) 13,09 Km, Seksi IV (Mekarjaya - Cilincing) 8,56 Km.
Belum ada konstruksi yang dilakukan di ruas tol ini. Semua kegiatan masih dalam tahap pembebasan lahan. Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2014.
8. Depok-Antasari
|
ilustrasi
|
Total investasi untuk tol ini senilai Rp 2,999 triliun.
Belum ada pekerjaan fisik konstruksi untuk tol ini, Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Juni 2014 dari seksi I sampai IV.
8. Depok-Antasari
|
ilustrasi
|
Total investasi untuk tol ini senilai Rp 2,999 triliun.
Belum ada pekerjaan fisik konstruksi untuk tol ini, Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Juni 2014 dari seksi I sampai IV.
9. Bekasi-Cawang-Kampung Melayu
|
ilustrasi
|
Tol ini akan dibangun sepanjang 21,04 km dan terbagi menjadi dua seksi yaitu: Seksi I (Casablanca - Jaka Sampurna) 11,00 Km dan Seksi II (Jaka Sampurna - Duren Jaya) 10,04 Km.
Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemegang konsesi atas tol ini berinvestasi hingga Rp 7,2 triliun untuk tol ini.
Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2014 untuk seksi I dan Agustus 2016 untuk seksi II.
9. Bekasi-Cawang-Kampung Melayu
|
ilustrasi
|
Tol ini akan dibangun sepanjang 21,04 km dan terbagi menjadi dua seksi yaitu: Seksi I (Casablanca - Jaka Sampurna) 11,00 Km dan Seksi II (Jaka Sampurna - Duren Jaya) 10,04 Km.
Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemegang konsesi atas tol ini berinvestasi hingga Rp 7,2 triliun untuk tol ini.
Dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol antara perusahaan dengan pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tol ini ditargetkan dapat beroperasi pada Januari 2014 untuk seksi I dan Agustus 2016 untuk seksi II.
10. Bogor Outer Ring Road (BORR)
|
|
Tol ini dioperasikan oleh perusahaan patungan PT Jasa Marga dan BUMD Jabar yaitu PT Marga Sarana Jabar.
10. Bogor Outer Ring Road (BORR)
|
|
Tol ini dioperasikan oleh perusahaan patungan PT Jasa Marga dan BUMD Jabar yaitu PT Marga Sarana Jabar.











































