BBM Naik 10%, Tingkat Inflasi Bertambah Hingga 0,75%

BBM Naik 10%, Tingkat Inflasi Bertambah Hingga 0,75%

- detikFinance
Sabtu, 11 Des 2004 11:51 WIB
Jakarta - Setiap kenaikan harga BBM sebesar 10 persen akan menambah tingkat inflasi 0,5 hingga 0,75 persen. Namun jika kenaikannya lebih dari 40 persen, diperkirakan dampaknya lebih besar, karena ada aspek politis yang harus diperhitungkan."Kalau kenaikannya sampai 40 persen, orang tidak puas dan akan ada demo yang menyebabkan kurs gonjang ganjing, yang pada akhirnya berdampak pada inflasi."Demikian analisa ekonom dari Bank Mandiri Martin Panggabean dalam diskusi bertajuk "Implikasi Kenaikan BBM" di Hotel Menara Peninsula jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (11/12/2004).Dia memperkirakan kenaikan BBM kemungkinan hanya akan mencapai rata-rata 20 persen. Rinciannya, premium naik 40 persen, solar 15 persen, dan minyak tanah 5-10 persen."Dengan kenaikan rata-rata BBM sebesar 20 persen, maka akan ada tambahan inflasi sebesar 1 hingga 1,5 persen," ujar Martin.Namun dia memperkirakan untuk suku bunga SBI hanya akan bertambah 0,5 persen. Karena jika kenaikannya juga mencapai 1 hingga 1,5 persen, maka justru pemerintah yang akan menderita kerugian lebih besar akibat tingginya bunga untuk pembayaran utang.Dijelaskan Martin, sebenarnya defisit anggaran akibat kenaikan harga minyak dunia tidaklah terlalu besar. Sebab meskipun subsidi meningkat dari Rp 12 triliun menjadi Rp 53 triliun, namun pemerintah tetap menerima tambahan penerimaan Migas. Sehingga berdasarkan hitung-hitungan fiskal, defisit tidak terlalu meledak."Sekarang ini memang kenaikan harga BBM tidak bisa dihindari, karena harga BBM pada level sekarang ini menyebabkan pemerintah tidak memiliki dana yang lebih untuk pembangunan infrastruktur," katanya.Di samping itu, lanjut dia, dengan level harga sekarang ini justru memarakkan penyelundupan, yang pada akhirnya Indonesia justru mensubsidi negara lain."Kenaikan harga BBM justru membawa dampak positif karena orang akan lebih efisien menggunakan BBM, di samping membuat kondisi perminyakan menjadi lebih baik," demikian Martin Panggabean. (sss/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads