Bila proyek ini selesai, DKI Jakarta akan menjadi tujuan wisata bahari baru kelas dunia . Hal ini diakui oleh Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sudirman Saad.
"Bila proyek ini selesai di Gugusan Kepulauan Pari di Kepulauan Seribu, Utara Jakarta, DKI Jakarta akan menjadi kota wisata dunia baru sekaligus bisa menjadi produksi ikan yang besar," kata Sudirman saat ditemui detikFinance di Kantor KKP Kawasan Gambir Jakarta, Selasa (01/04/2014).
Pemerintah telah mempunyai konsep bisnis yang nantinya akan dikembangkan di Gugusan Kepulauan Pari. Dengan laut yang indah dan tidak begitu dalam, konsep cottage terapung akan menjadi daya tarik wisatawan melancong ke tempat ini.
"Di gugusan Kepulauan Pari kita juga akan kembangkan resort seperti di Maladewa untuk pengembangan wisata bahari. Sementara itu di Pulau Tengah sudah ada cikal bakalnya yaitu sudah ada 20 cottage atau resort yang telah dibangun dan ternyata sekarang itu model investasi memang properti biasa. Ke depan kita dorong menjadi destinasi wisata seperti Maladewa," tuturnya.
Selain itu diantara Gugusan Kepulauan pari juga terdapat sebuah pulau cantik yang diberi nama Pulau Panggang. Nantinya Pulau Panggang tidak hanya dibangun banyak cottage tetap akan menjadi pusat penangkapan ikan laut. Menurutnya, potensi penangkapan ikan laut di sekitar Pulau Panggang cukup besar.
"Pulau Panggang itu sekarang ini sudah ada proyek 5 km2 (pembangunan wisata bahari) yang sedang berjalan. Mereka (investor) kita dorong hingga 10.000 km2 itu pengembangan tahap pertama. Kemudian di daerah itu juga sudah bisa menghasilkan ikan laut dua kali lipat dari Cilacap. Jadi DKI Jakarta bisa menjadi produksi ikan terbesar (di Pulau Jawa). Jumlahnya harus distudi dulu," ujarnya.
(wij/hen)











































