Adapun proyek pertama yang dibahas adalah soal pembangunan bandara baru Ahmad Yani di Semarang. PT Angkasa Pura I (Persero) memang berencana mengembangkan terminal baru di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, yang dibangun di atas air dan tanah rawa. Namun proyek ini sudah 1 tahun tak banyak progres karena urusan pembebasan tanah.
"Saya ingin mendapatkan laporan atas tindak lanjut pengembangan dan peningkatan kapasitas bandara Semarang. Saya tahu beberapa saat terhenti karena tidak ada kesesuaian di antara pihak-pihak terkait termasuk antara pemerintah pusat dan pemda. Namun saya senang setelah keluarkan instruksi 14 Maret lalu sudah dilakuakn pembahasan intensif, dan sudah ada solusi dan tolong dilaporkan hari ini," tutur SBY saat membuka rapat terbatas di kantornya, Jakarta, Rabu (2/4/2014).
Menurut SBY, peningkatan kapasitas Bandara Ahmad Yani ini sudah ditunggu-tunggu. Perluasan bandaran tersebut akan mampu menampung hingga 4 juta penumpang per tahun. Sedangkan kapasitas terminal lama, kapasitasnya sebesar 800.000 penumpang, padahal saat ini total penumpang yang datang dan pergi dari Bandara Ahmad Yani mencapai 3,5 juta orang. Nilai proyek bandara ini mencapai Rp 1,1 triliun.
Lalu proyek kedua adalah soal peningkatan kapasitas listrik di Sumatera Utara yang sedang mengalami krisis listrik. SBY mengatakan, kebutuhan listrik di Sumut mencapai 1.800 megawatt (MW), sementara kemampuan pasokannya 1.600 MW, jadi ada kekuarangan pasokan.
"Setelah saya cek langsung di Medan memang peningkatan industri komersial dan rumah tangga yang cukup tajam dan memang kurang, harus ada solusi jangka pendek, menengah, dan panjang. Saya bicara dengan Gubernur Sumut dan Dirut PLN sudah ada solusinya tolong dilaporkan kepada sata untuk segera diimplementasikan," papar SBY.
Hadir dalam rapat tersebut, Menko Polkam Joko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menkum HAM Amir Syamsudin, Menteri ESDM Jero Wacik, dan Menteri Keuangan Chatib Basri.
(dnl/hen)











































