Menko Perekonmian Hatta Rajasa mengatakan, bandara tersebut sudah kelebihan kapasitas, dan harus dikembangkan, sehingga nyaman bagi penumpang.
"Saya syukuri (penghargaan), mudah-mudahan penilaian itu cukup objektif, karena di samping prestasi itu tapi juga jangan berpuas diri, karena banyak hal yang harus diperbaiki di Soekarno-Hatta itu," kata Hatta ditemui di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/4/2014).
Hatta mengungkapkan, salah satu yang menjadi masalah di Soetta saat ini adalah kapasitas yang tidak cukup menampung pengunjung dan penumpang yang datang.
"Anda tahu, di situ kan sudah over capacity, bagaimana pun juga bandara yang sudah mengalami over capacity tentu pelayanannya jadi menurun kalau dia over seperti itu. Oleh sebab itu, di samping saya bersyukur saya ucapkan selamat, tapi juga itu dijadikan sebagai suatu tantangan, tidak hanya meningkatkan pelayanan tapi juga dari sisi keselamatan dan keamanan," ungkapnya.
Hatta mengakui, Soetta selama ini merupakan salah satu bandara paling penting di Indonesia, dan urat nadi transportasi nasional.
"Kontribusinya besar sekali. Anda nggak bisa mengukur hanya dari pendapatan, dalam arti Angkasa Pura beri dividen, jangan hanya dari sisi itu. tapi yang paling utama adalah ini urat nadinya kita, karena tidak hanya menghubungkan penumpang tapi juga arus barang, jadi itu adalah hubungan logistik kita dalam sistem logistik nasional," papar Hatta.
"Jadi arti ekonominya luar biasa, anda bayangkan kalau terganggu saja, berapa puluh juta penumpang mengalami persoalan. Jadi itu sangat luar biasa," tutupnya.
(rrd/dnl)











































