Dahlan Ingin Tol Atas Laut Pantura Dilengkapi Rel Kereta Cepat

Dahlan Ingin Tol Atas Laut Pantura Dilengkapi Rel Kereta Cepat

- detikFinance
Rabu, 02 Apr 2014 15:29 WIB
Dahlan Ingin Tol Atas Laut Pantura Dilengkapi Rel Kereta Cepat
Jakarta - Tol atas laut Pantai Utara Jawa (Pantura) bakal dilengkapi fasilitas kereta cepat yang bisa dilewati kereta sekelas Shinkansen. Menteri BUMN Dahlan Iskan ingin sekali proyek ini bisa terealisasi.

"Di sana sekaligus dibangun kereta cepat," kata Dahlan beberapa waktu lalu.

Selain infrastruktur rel kereta cepat, ruas tol ini direncanakan dilengkapi fasilitas jaringan pipa gas dan fiber optik. Proyek yang dikerjakan dan dibiayai oleh konsorsium BUMN ini telah memiliki studi kelayakan (feasibility study) fase I yakni ruas Surabaya-Semarang sepanjang 300 Km.

Studi ini dilakukan oleh PT Jasa Marga Tbk (JSMR) selaku pimpinan konsorsium tol atas laut. Hasil studi menyatakan ruas tol ini layak dibangun. Selanjutnya Jasa Marga akan melanjutkan studi fase II untuk rute Semarang-Cirebon sepanjang 200 Km. Studi akan keluar dalam 1 bulan ke depan.

"Saya minta hasil 1 bulan kelar," katanya.

Ruas tol atas laut ini dibangun karena kondisi jalur pantura yang sudah sangat padat oleh kendaraan sepanjang tahun. Selain itu pengembangan ruas Tol Trans Jawa tak kunjung kelar hingga saat ini.

Dahlan pun bersedia mengurungkan niatnya untuk meneruskan mega proyek tol atas laut jika regulator jalan tol yakni Kementerian Pekerjaan Umum mampu memberi kepastian Tol Trans Jawa bisa selesai dibangun sesuai rencana.

"Tapi beri kepastian kalau Trans Jawa bisa dibangun," jelasnya.

Rencananya ruas tol atas laut Jakarta-Surabaya akan dibangun sepanjang 600-700 Km. Proyek ini diperkirakan menelan biaya Rp 150 triliun. Namun korsorsium BUMN berencana membangun ruas tol Cirebon-Semarang dan Semarang-Surabaya terlebih dahulu.

Direncanakan proyek ini dimulai pada tahun 2015 setelah studi dampak lingkungan dan izin dari regulator diperoleh. Sehingga warga Pulau Jawa bisa merasakan tol atas Laut Jawa paling cepat pada tahun 2017.

"Itu akhir 2017 Cirebon sampai Surabaya bisa tersambung. Bisa dikerjakan duluan yang ruas Cirebon-Semarang kerena urgency traffic," tegasnya.

(feb/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads