Adhi Karya Janji Warga Bekasi-Cibubur Bisa Nikmati Monorel di 2018

Adhi Karya Janji Warga Bekasi-Cibubur Bisa Nikmati Monorel di 2018

- detikFinance
Kamis, 03 Apr 2014 18:19 WIB
Adhi Karya Janji Warga Bekasi-Cibubur Bisa Nikmati Monorel di 2018
Jakarta - Konsorsium BUMN yang dipimpin PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berjanji pembangunan proyek monorel Bekasi-Cawang-Cibubur tak mangkrak. Sehingga 2018, masyarakat Jabodetabek khususnya warga Bekasi-Cibubur sudah bisa menikmati transportasi modern ini.

Pihak Adhi Karya menjelaskan pengembangan monorel ini telah dirancang sesuai konsep model bisnis yang terencana, detail dan terintegrasi dengan moda transportasi lain.

"Kalau Adhi nggak mandang monorel saja. Tapi integrasi dengan bisnis model. Kita create revenue dari salah satu penyelenggaraan monorel. Profit marjin monorel itu tipis. Maka kita integrasi dengan properti. Nanti di stasiun ada apartemen. Nanti penumpang naik dan harga properti naik. Business nggak standing alone," kata Kadiv Transportasi dan Tower Adhi Karya Pundjung Setyabrata usai RUPS di Kantor Pusat Adhi Karya, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Saat kontruksi dimulai pada April 2015, proses pengerjaan akan memakan waktu selama 3 tahun atau akan selesai 2018. Diproyeksi warga Jabodetabek yakni Bekasi Timur dan Cibubur sebagai stasiun keberangkatan monorel menuju Jakarta sudah bisa memakai moda transportasi monorel pada tahun 2018.

"3 tahun masa konstruksi. Konstruksi dimulai tahun 2015 bulan April," sebutnya.

Adhi Karya juga telah belajar dari operasional monorel di negara-negara yang telah mengoperasikan monorel. Seperti gagalnya proyek monorel di Australia atau mandegnya proyek monorel dalam kota DKI Jakarta.

Adhi Karya optimistis proyek monorel bisa berjalan secara berkelanjutan. Caranya Adhi Karya mengintegrasikan stasiun monorel dengan pusat bisnis dan permukiman.

"Stasiun yang kita pakai terintegrasi. Di Bekasi Timur ada 9 hektar. Di sana dibangun apartemen, hotel dan mal. Nanti ada 10 lokasi di develop untuk properti," sebutnya.

Untuk mengoperasikan monorel, Adhi Karya akan menggandeng operator Mass Rapid Transit (MRT) asal Singapura yakni SMRT. SMRT digandeng karena telah berpengalaman mengoperasikan dan mengelola transportasi publik seperti MRT di Singapura.

"Sebagai operator kita nggak punya pengalaman bagus. Kita lakukan Benchmarking. Kita sudah lakukan dengan SMRT. SMRT sudah siap dukung kembangkan monorel," terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan menjelaskan pihaknya telah melakukan survei terhadap potensi penumpang monorel. Hasilnya dipilih titik Cibubur dan Bekasi Timur. Daerah tersebut merupakan sumber kendaraan menuju pusat bisnis dan perkantoran di Jakarta.

Warga di daerah tersebut memiliki kemampuan membayar untuk memakai moda transportasi yang menawarkan ketepatan waktu.

"Kita ukuran perseroan lihat dalam kaca mata bisnis. Ini dibutuhkan dan ada demand. Ada investment cost, ada kemampuan demand untuk bayar. Nggak ada urusan penting nggak penting. Ini perseroan create bisnisnya. Ada analisia RoI (Return on investment), tentunya melalui FS (studi kelayakan). Ini sudah dilakukan demand survey," tegasnya.

(feb/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads