Tarik Ulur Monorel Bekasi-Cibubur Hingga Bisa Ground Breaking

Tarik Ulur Monorel Bekasi-Cibubur Hingga Bisa Ground Breaking

- detikFinance
Jumat, 04 Apr 2014 07:30 WIB
Tarik Ulur Monorel Bekasi-Cibubur Hingga Bisa Ground Breaking
Jakarta - Selama beberapa periode Gubernur DKI Jakarta, moda transportasi monorel telah diwacanakan dan diusulkan untuk dibangun. Akhirnya monorel diputuskan untuk dibangun.

Rute yang dikembangkan adalah green line dan blue line. Konsesi ini diberikan kepada PT Jakarta Monorail. Proyek monorel kemudian dimulai tahun 2004, namun pada tahun 2008 proyek terhenti karena persoalan modal.

Selanjutnya pada tahun 2012, BUMN yakni PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana melanjutkan rute green line dan blue line namun dengan modifikasi rute. Hingga akhirnya mempresentasikan monorel kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat awal menjadi kepala daerah Jakarta.

Namun akhirnya Jokowi memberi instruksi melanjutkan konsesi monorel DKI kepada Jakarta Monorail. Adhi karya bersama konsorsium terpaksa mengalah.

Pasca keputusan itu, BUMN tidak patah semangat dan selanjutnya mengembangkan monorel di pinggiran Jakarta namun terkoneksi dengan rute green line. Berikut ini tarik ulur monorel Adhi Karya untuk fase I yakni Cibubur-Bekasi Timur-Cawang hingga proyek ini akan dimulai pada April 2015. Ini rangkuman detikFinance, Jumat (4/4/2014).

Adhi Karya Usulkan Kelanjutan Monorel di 2012

PT Adhi Karya Tbk dalam sebuah petemuan Engineering BUMN pada pertengahan tahun 2012 mengusulkan untuk melanjutkan pembangunan monorel dan diharapkan jadi di 2015. Monorel ini bisa mengangkut 800 penumpang dalam sekali jalan. Selain itu Adhi Karya juga mengusulkan rute baru monorel di Jakarta.

Usulan rute baru monorel dari Adhi Karya saat itu adalah: Tanah Abang-Thammrin City-Grand Indonesia-Dukuh Atas (Ketemu MRT)-Four Seasons Hotel-Taman Rasuna Said-Casablanca-Menara Kadin-Mega Kuningan-Ciputra World-Sampoerna Strategic-Semanggi-SCBD-Ratu Plaza-Senayan.

Namun usulan ini tidak direspon oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu yakni Fauzi Bowo. Foke sapaan akrab sang gubernur lebih memilih untuk mengembangkan bus layang.

"Proposal yang kemarin PT Jakarta Monorail itu sudah expired. Sementara itu kajiannya tidak layak, dan itu akan diganti dengan moda yang lebih feasible yaitu elevated bus," kata Foke waktu itu.

Adhi Karya Usulkan Kelanjutan Monorel di 2012

PT Adhi Karya Tbk dalam sebuah petemuan Engineering BUMN pada pertengahan tahun 2012 mengusulkan untuk melanjutkan pembangunan monorel dan diharapkan jadi di 2015. Monorel ini bisa mengangkut 800 penumpang dalam sekali jalan. Selain itu Adhi Karya juga mengusulkan rute baru monorel di Jakarta.

Usulan rute baru monorel dari Adhi Karya saat itu adalah: Tanah Abang-Thammrin City-Grand Indonesia-Dukuh Atas (Ketemu MRT)-Four Seasons Hotel-Taman Rasuna Said-Casablanca-Menara Kadin-Mega Kuningan-Ciputra World-Sampoerna Strategic-Semanggi-SCBD-Ratu Plaza-Senayan.

Namun usulan ini tidak direspon oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu yakni Fauzi Bowo. Foke sapaan akrab sang gubernur lebih memilih untuk mengembangkan bus layang.

"Proposal yang kemarin PT Jakarta Monorail itu sudah expired. Sementara itu kajiannya tidak layak, dan itu akan diganti dengan moda yang lebih feasible yaitu elevated bus," kata Foke waktu itu.

Adhi Tawarkan Monorel ke Jokowi Saat Awal jadi Gubernur

Saat terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta Jokowi di awal periode, Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan mempresentasikan rencana BUMN melanjutkan moda transportasi monorel dalam kota Jakarta.

Nilai investasi yang dibutuhkan untuk tahap pertama berkisar antara Rp 12 triliun hingga Rp 13 triliun. Untuk pengembangan ini, ADHI saat itu akan menggandeng Badan Usaha Milik Daerah, PT Inka (Persero) dan PT LEN Industri (Persero).

Adhi Tawarkan Monorel ke Jokowi Saat Awal jadi Gubernur

Saat terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta Jokowi di awal periode, Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan mempresentasikan rencana BUMN melanjutkan moda transportasi monorel dalam kota Jakarta.

Nilai investasi yang dibutuhkan untuk tahap pertama berkisar antara Rp 12 triliun hingga Rp 13 triliun. Untuk pengembangan ini, ADHI saat itu akan menggandeng Badan Usaha Milik Daerah, PT Inka (Persero) dan PT LEN Industri (Persero).

Jokowi Tunjuk PT Jakarta Monorail Garap Monorel Dalam Kota

Pada awal 2013, Gubernur DKI Jakarta akhirnya menunjuk PT Jakarta Monorail untuk melanjutkan pengembangan monorel rute green line dan blue line yang sempat mangkrak. Jokowi memilih Jakarta Monorail karena dinilai telah memiliki izin untuk mengembangkan monorel. Sedangkan Adhi Karya terpaksa harus mengalah.

Jokowi Tunjuk PT Jakarta Monorail Garap Monorel Dalam Kota

Pada awal 2013, Gubernur DKI Jakarta akhirnya menunjuk PT Jakarta Monorail untuk melanjutkan pengembangan monorel rute green line dan blue line yang sempat mangkrak. Jokowi memilih Jakarta Monorail karena dinilai telah memiliki izin untuk mengembangkan monorel. Sedangkan Adhi Karya terpaksa harus mengalah.

Adhi Karya Usulkan konsep Monorel Bekasi-Cibubur-Cawang

Pasca diputuskan kalah oleh Gubernur DKI Jakarta Jokowi, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bersama konsorsium BUMN akhirnya mengusulkan monorel rute pinggiran Jakarta.

Adhi Karya mengusulkan monorel dibangun dari pusat pemukiman dan semburan kendaaran menuju Jakarta. Akhirnya dipilih titik Cibubur dan Bekasi Timur. Rute yang diusulkan adalah Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang kemudian dari Cawang dibawa ke pusat bisnis dan perkantoran di Kuningan Jakarta Selatan.

Adhi Karya Usulkan konsep Monorel Bekasi-Cibubur-Cawang

Pasca diputuskan kalah oleh Gubernur DKI Jakarta Jokowi, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bersama konsorsium BUMN akhirnya mengusulkan monorel rute pinggiran Jakarta.

Adhi Karya mengusulkan monorel dibangun dari pusat pemukiman dan semburan kendaaran menuju Jakarta. Akhirnya dipilih titik Cibubur dan Bekasi Timur. Rute yang diusulkan adalah Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang kemudian dari Cawang dibawa ke pusat bisnis dan perkantoran di Kuningan Jakarta Selatan.

Purwarupa Monorel made in Madiun Diluncurkan

Setelah mematangkan konsep monorel Jabodetabek, konsorsium BUMN pada bulan Mei 2013 meluncurkan prototype atau purwarupa monorel. Monorel ini akan digunakan untuk melayani rute Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang dan dari Cawang menunju Kuningan.

Prototype ini dikembangkan oleh PT INKA (persero) di Madiun Jawa Timur. Selain meluncurkan monorel, konsorsium BUMN juga memperkenalkan sistem tiket, pintu elektronik dan persinyalan produksi dalam negeri.

Purwarupa Monorel made in Madiun Diluncurkan

Setelah mematangkan konsep monorel Jabodetabek, konsorsium BUMN pada bulan Mei 2013 meluncurkan prototype atau purwarupa monorel. Monorel ini akan digunakan untuk melayani rute Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang dan dari Cawang menunju Kuningan.

Prototype ini dikembangkan oleh PT INKA (persero) di Madiun Jawa Timur. Selain meluncurkan monorel, konsorsium BUMN juga memperkenalkan sistem tiket, pintu elektronik dan persinyalan produksi dalam negeri.

Proyek Monorel Adhi Karya Tertahan Restu Presiden

Setelah diluncurkan purwarupa atau prototype monorel. Selanjutnya PT Adhi Karya Tbk dan konsorsium BUMN mengurus berbagai perizinan monorel. Di samping tetap menjalankan kajian dan sertifikasi terhadap moda monorel.

Namun Adhi Karya berharap izin penugasan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpers) bisa keluar karena proyek monorel melewati 2 provinsi yakni DKI jakarta dan Jawa Barat. Setelah diurus selama satu tahun lebih, namun hingga kini atau telah memasuki tahun 2014, perpers penugasan masih tertahan di Sekretariat Kabinet.

Untuk memperoleh perpers, Adhi Karya ternyata harus memasukkan poin yang menyebutkan sebagai perusahaan pengelola perkeretaapian di dalam Anggaran Dasar perseroan.

Proyek Monorel Adhi Karya Tertahan Restu Presiden

Setelah diluncurkan purwarupa atau prototype monorel. Selanjutnya PT Adhi Karya Tbk dan konsorsium BUMN mengurus berbagai perizinan monorel. Di samping tetap menjalankan kajian dan sertifikasi terhadap moda monorel.

Namun Adhi Karya berharap izin penugasan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpers) bisa keluar karena proyek monorel melewati 2 provinsi yakni DKI jakarta dan Jawa Barat. Setelah diurus selama satu tahun lebih, namun hingga kini atau telah memasuki tahun 2014, perpers penugasan masih tertahan di Sekretariat Kabinet.

Untuk memperoleh perpers, Adhi Karya ternyata harus memasukkan poin yang menyebutkan sebagai perusahaan pengelola perkeretaapian di dalam Anggaran Dasar perseroan.

Monorel Bekasi-Cawang Lanjut Meski Tanpa Perpers

Pembangunan proyek monorel Bekasi-Cawang-Cibubur akhirnya dimulai pada April 2015. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) selaku pengembang monorel memastikan proyek akan berjalan meskipun Peraturan Presiden (Perpres) tentang penugasan belum turun.

Adhi Karya tetap menjalankan proyek karena telah memperoleh surat penugasan dari Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sedang menunggu izin dari Kementerian Perhubungan selaku regulator transportasi.

Saat ini, Adhi Karya tengah mengurus perizinan di Kementerian Perhubungan dan regulator lainnya untuk memperoleh izin rute (trase), izin usaha, izin pembangunan dan izin penyelenggaraan. Adhi Karya juga akan melaporkan perubahan Anggaran Dasar menjadi perusahaan penyelenggara jasa kereta monorel kepada Kemenhub.

Memasukkan usaha perkeretaapian pada Anggaran Dasar merupakan prasyarat membangun monorel.Proses kontruksi proyek monorel akan memakan waktu 3 tahun. Rencananya warga Cibubur dan Bekasi Timur baru bisa memakai monorel mulai tahun 2018.

Monorel Bekasi-Cawang Lanjut Meski Tanpa Perpers

Pembangunan proyek monorel Bekasi-Cawang-Cibubur akhirnya dimulai pada April 2015. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) selaku pengembang monorel memastikan proyek akan berjalan meskipun Peraturan Presiden (Perpres) tentang penugasan belum turun.

Adhi Karya tetap menjalankan proyek karena telah memperoleh surat penugasan dari Menteri BUMN Dahlan Iskan dan sedang menunggu izin dari Kementerian Perhubungan selaku regulator transportasi.

Saat ini, Adhi Karya tengah mengurus perizinan di Kementerian Perhubungan dan regulator lainnya untuk memperoleh izin rute (trase), izin usaha, izin pembangunan dan izin penyelenggaraan. Adhi Karya juga akan melaporkan perubahan Anggaran Dasar menjadi perusahaan penyelenggara jasa kereta monorel kepada Kemenhub.

Memasukkan usaha perkeretaapian pada Anggaran Dasar merupakan prasyarat membangun monorel.Proses kontruksi proyek monorel akan memakan waktu 3 tahun. Rencananya warga Cibubur dan Bekasi Timur baru bisa memakai monorel mulai tahun 2018.
Halaman 2 dari 16
(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads