Seperti 'Metro Mini Diangkat ke Atas', Ini Penampakan Metro Kapsul

Seperti 'Metro Mini Diangkat ke Atas', Ini Penampakan Metro Kapsul

- detikFinance
Jumat, 04 Apr 2014 12:34 WIB
Seperti Metro Mini Diangkat ke Atas, Ini Penampakan Metro Kapsul
Jakarta - Alat transportasi bernama Metro Kapsul muncul. Sarana transportasi ini dilirik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), untuk digunakan di ibu kota.

Metro Kapsul ini jadi salah satu pilihan Jokowi setelah melihat proyek monorel tidak jalan. Seperti apa sih bentuk Metro Kapsul yang sempat mengundang banyak pertanyaan ini?

Yuk simak hasil penelusuran detikFinance saat berkunjung ke pabriknya di Subang, Jawa Barat, seperti dikutip Jumat (4/4/2014).

Dikontrol Otomatis, Kecepatan Maksimal 80 Km/Jam

Metro Kapsul memiliki kecepatan maksimal 80 km/jam, sedangkan untuk operasional rata-rata 50-60 km/jam.

Kereta Metro Kapsul dikontrol secara otomatis melalui sistem sensor. Teknologi sensor untuk menjaga jarak antara satu kereta dengan kereta yang lain agar tak terjadi tabrakan.

Semua kendali operasi kereta bisa dimonitor dari stasiun. Sehingga selama beroperasi, Metro Kapsul dikontrol di luar dari kabin kereta.

Dikontrol Otomatis, Kecepatan Maksimal 80 Km/Jam

Metro Kapsul memiliki kecepatan maksimal 80 km/jam, sedangkan untuk operasional rata-rata 50-60 km/jam.

Kereta Metro Kapsul dikontrol secara otomatis melalui sistem sensor. Teknologi sensor untuk menjaga jarak antara satu kereta dengan kereta yang lain agar tak terjadi tabrakan.

Semua kendali operasi kereta bisa dimonitor dari stasiun. Sehingga selama beroperasi, Metro Kapsul dikontrol di luar dari kabin kereta.

Bentuknya Mirip Bus Metro Mini

Namanya hampir sama, bentuknya juga ternyata mirip. Kereta Metro Kapsul ini seperti Bus Metro Mini yang dinaikkan ke dalam chasis dan diberi jalur khusus.

Bentuknya Mirip Bus Metro Mini

Namanya hampir sama, bentuknya juga ternyata mirip. Kereta Metro Kapsul ini seperti Bus Metro Mini yang dinaikkan ke dalam chasis dan diberi jalur khusus.

Pakai Anti Benturan Supaya Tidak Menabrak Pagar Pembatas

Metro Kapsul akan punya jalur khusus sehingga tidak kena macet, tidak seperti Metro Mini. Jalur khusus tersebut punya pagar pembatas.

Nah, supaya badan Metro Kapsul tidak menabrak pagar pembatas maka di bagian depan dan belakang dipasang masing-masing dua alat anti benturan. Teknologi ini juga diterapkan oleh produsen mainan Tamiya di mainan mobil balapnya yang populer di tahun 90-an.

Pakai Anti Benturan Supaya Tidak Menabrak Pagar Pembatas

Metro Kapsul akan punya jalur khusus sehingga tidak kena macet, tidak seperti Metro Mini. Jalur khusus tersebut punya pagar pembatas.

Nah, supaya badan Metro Kapsul tidak menabrak pagar pembatas maka di bagian depan dan belakang dipasang masing-masing dua alat anti benturan. Teknologi ini juga diterapkan oleh produsen mainan Tamiya di mainan mobil balapnya yang populer di tahun 90-an.

Harga Relatif Murah

Alat transportasi besutan PT Perkakas Rekadaya Nusantara ini dinilai cukup murah oleh Jokowi. Perhitungannya sebanyak 30 kilometer hanya butuh biaya Rp 3 triliun.

Maka dari itu Jokowi menilai APBN tidak akan terbebani dan mampu membiayainya. Masih menurut Jokowi, metro kapsul ini bisa dibangun di jalur-jalur lalu lintas padat.

Harga Relatif Murah

Alat transportasi besutan PT Perkakas Rekadaya Nusantara ini dinilai cukup murah oleh Jokowi. Perhitungannya sebanyak 30 kilometer hanya butuh biaya Rp 3 triliun.

Maka dari itu Jokowi menilai APBN tidak akan terbebani dan mampu membiayainya. Masih menurut Jokowi, metro kapsul ini bisa dibangun di jalur-jalur lalu lintas padat.

Kapasitas 22 Kursi

Sekali jalan Metro Kapsul membawa 22 kursi, setidaknya bisa mengangkut 19.000 penumpang per jam untuk setiap 10 gerbong.

Metro Kapsul dirancang memiliki ketinggian rute layang hingga 3-4 meter sehingga relatif fleksibel bisa dibangun di mana saja termasuk di jalur trotoar di jalan-jalan Jakarta

Kapasitas 22 Kursi

Sekali jalan Metro Kapsul membawa 22 kursi, setidaknya bisa mengangkut 19.000 penumpang per jam untuk setiap 10 gerbong.

Metro Kapsul dirancang memiliki ketinggian rute layang hingga 3-4 meter sehingga relatif fleksibel bisa dibangun di mana saja termasuk di jalur trotoar di jalan-jalan Jakarta
Halaman 2 dari 12
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads