Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Apr 2014 16:11 WIB

Game-Game Fenomenal (4)

Menunggu Pencoleng Versus Jaksa Cantik dari Crimea

- detikFinance
Jakarta - Kecantikan Natalia Poklonskaya menjadi buah bibir yang hangat di dunia maya setelah dia ditetapkan sebagai Jaksa Agung Crimea, republik otonom yang baru-baru ini menggelar referendum untuk bergabung ke Rusia dan meninggalkan Ukraina.

Pada awal April ini terbit lagi kabar lain mengenai si cantik itu. Penerbit video game Grand Theft Auto (GTA) ingin menjadikan Poklonskaya sebagai karakter utama dalam versi modifikasi GTA yang mengambil setting situasi di Ukraina baru-baru ini. Versi baru ini kabarnya akan dirilis empat bulan lagi.

Di dalam game versi baru itu, menurut Voice of Russia yang dikutip oleh IBTimes, Poklonskaya dikisahkan akan memerangi kejahatan di Crimea. Tapi programmer GTA, Artur Dederyants dan Pavel Afanasiyev, mengisyaratkan bahwa pemilihan Poklonskaya bukan lantaran kecantikan parasnya.

"Karakter dan kemandiriannyalah yang membuatnya cocok menjadi karakter utama dalam modifikasi kami nanti,” kata Dederyants. Dia menambahkan, lantaran versi modifikasi itu akan dirilis secara gratis, maka pihaknya akan mengurangi unsur kekerasan dalam permainannya.

Terlepas dari urusan kecantikan Poklonskaya, GTA tak terbantahkan telah mengambil tempatnya di industri video game. Game ini termasuk yang terbesar di dunia.

Sebelum GTA V dirilis pada 2013 lalu, total GTA sudah terjual lebih dari 150 juta copy. Khusus untuk GTA V, telah terjual dalam copy yang nilainya mencapai Rp 10 triliun lebih, hanya dalam tiga hari.

Tapi kesuksesan tak datang bak durian runtuh. GTA pertama kali dirilis oleh Rockstar Games pada 1997. Untuk sampai pada versi yang sekarang, penerbitnya sudah melakukan banyak perubahan.

Versi teranyar, GTA V, disebut mencapai rekor penjualan lantaran penerbitnya tak mengikuti pakem. Kalau umumnya untuk naik ke level berikutnya pemain harus terjun ke dalam pertempuran, meraup poin terbanyak, atau membunuh semua penjahat, GTA V tak begitu.

GTA V menawarkan opsi-opsi. Pemain bisa naik level dengan cara berlari di antero kota dan memilih sejumlah misi dan menuntaskan tugas-tugas yang diperintahkan. Termasuk membunuh pelaku prostitusi, memukuli anggota geng, merampok toko perhiasan, sampai membunuh polisi.

Game ciptaan pengembang Rockstar North, ini diciptakan sebagai sebuah satire terhadap kultur Amerika. Tapi tingkat kekerasan di dalamnya dinilai terlalu berlebihan. Tak heran kalau beberapa gugatan hukum sudah dilayangkan terhadap pengembang GTA.

Tapi di sisi lain, kritikus game menilai GTA memiliki banyak keunggulan. Antara lain kualitas grafis yang sangat tinggi, alur cerita, permainan yang berdaya cipta, dan sangat memperhatikan detil-detil.



(DES/DES)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com