Peresmian akan dimulai pukul 10.00 WIB yang rencananya juga dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, Ketua DPR RI Marzuki Alie, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, Direktur Utama PT KBN (Persero) Sattar Taba.
Pembangunan RS Buruh ini merupakan permintaan khusus presiden agar ada rumah sakit khusus pekerja, saat peresmian Rusun Sewa BPJS Ketenagerjaan di Kawasan Industri Kabil Batam bulan April 2012 lalu. Selanjutnya pembangunan RS Buruh diwacanakan dan ditindaklanjuti di tingkat Rapat Pimpinan Kementerian BUMN pada 5 Februari 2013 dan mulai dibangun pada 22 Februari 2013.
Rumah sakit ini sudah dioperasikan melalui soft opening pada tanggal 28 Desember 2013 lalu. Pembangunan RS Buruh ini merupakan wujud sinergi antara BUMN yakni melibatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk pembiayaan, PT Nindya Karya (Persero) untuk pembangunan gedung, dan anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamedika untuk operasional RS Buruh. Untuk mendirikan RS Buruh di lahan KBN ini, menghabiskan dana senilai Rp 65 miliar.
RS Buruh ini diperuntukan untuk pelayanan kesehatan bagi para pekerja di wilayah KBN dan masyarakat umum berpenghasilan menengah ke bawah.
RS bertipe C+ ini, memiliki fasilitas ruang Radiologi, Unit Gawat Darurat, Kamar Operasi, Ruang CSSD, ICU, Rawat Inap, Laboratorium, Poliklinik, Medical Check Up, Fisiotheraphy, dan Kamar Jenazah.
(feb/hen)











































