Demikian laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (10/4/2014)
Bila dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya, impor laptop terlihat ada tren penurunan. Baik secara volume maupun nilai. Meskipun secara signifikan terjadi antara bulan Januari dan Februari 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bulan November 2013 impor yaitu sebesar 1.043 ton atau US$ 84,1 juta. Kemudian di bulan Desember impor adalah sebesar 1001 ton atau US$ 93,1 juta.
Tahun 2012 lalu, secara total impor laptop tercatat sebanyak 13.323 ton atau US$ 1,05 miliar. Sedangkan tahun 2013 adalah 12.140 ton atau senilai dengan US$ 1,1 miliar.
Berikut adalah negara asal impor laptop pada bulan Februari 2014:
- Tiongkok : 490,8 ton atau US$ 54,6 juta
- Malaysia : 57,5 ton atau US$ 1,3 juta.
- Singapura : 8,1 ton atau US$ 42 ribu
- Jepang : 1,1 ton atau US$ 203 ribu
- Australia : 12 kg atau US$ 3 ribu.











































