RI Impor Laptop Rp 618 Miliar, Paling Banyak dari Tiongkok dan Malaysia

RI Impor Laptop Rp 618 Miliar, Paling Banyak dari Tiongkok dan Malaysia

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 10 Apr 2014 11:35 WIB
RI Impor Laptop Rp 618 Miliar, Paling Banyak dari Tiongkok dan Malaysia
Jakarta - Selain telepon seluler (ponsel), Indonesia juga rutin mengimpor komputer jinjing atau laptop. Impor yang dilakukan cukup besar. Tercatat pada bulan Februari impor sebesar 557,6 ton atau senilai US$ 56,2 juta (Rp 618,2 miliar).

Demikian laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (10/4/2014)

Bila dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya, impor laptop terlihat ada tren penurunan. Baik secara volume maupun nilai. Meskipun secara signifikan terjadi antara bulan Januari dan Februari 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada bulan Januari 2014, impor dilaporkan mencapai 827,1 ton atau US$ 67,4 juta. Artinya ada penurunan sebesar US$ 11,2 juta atau Rp 117,6 miliar (kurs 10.500).

Sementara bulan November 2013 impor yaitu sebesar 1.043 ton atau US$ 84,1 juta. Kemudian di bulan Desember impor adalah sebesar 1001 ton atau US$ 93,1 juta.

Tahun 2012 lalu, secara total impor laptop tercatat sebanyak 13.323 ton atau US$ 1,05 miliar. Sedangkan tahun 2013 adalah 12.140 ton atau senilai dengan US$ 1,1 miliar.

Berikut adalah negara asal impor laptop pada bulan Februari 2014:

  • Tiongkok : 490,8 ton atau US$ 54,6 juta
  • Malaysia : 57,5 ton atau US$ 1,3 juta.
  • Singapura : 8,1 ton atau US$ 42 ribu
  • Jepang : 1,1 ton atau US$ 203 ribu
  • Australia : 12 kg atau US$ 3 ribu.
(mkl/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads