Prediksi itu dibuat oleh World Gold Council (WGC). Saat ini Tiongkok menjadi konsumen emas terbesar di dunia, menggeser India.
Laporan WGC mengatakan, permintaan emas di Tiongkok pada 2017 akan mencapai 1.350 ton. Ini termasuk emas perhiasan, koin, dan emas batangan. Konsumsi emas tertinggi di Tiongkok tahun lalu mencapai 1.132 ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, harga emas turun hampir 30%, karena investor dunia memilih untuk berinvestasi di saham. Namun permintaan emas perhiasan di dunia menyentuh level tertingginya dalam 16 tahun terakhir, karena konsumen di Asia dan Timur Tengah mengambil keuntungan dari harga yang rendah.
Di Tiongkok, meningkatnya konsumsi emas didorong oleh pertumbuhan kelas menengah, dan terbatasnya sarana investasi. Namun WGC memperingatkan bahwa permintaan emas di Tiongkok bisa turun karena pertumbuhan ekonomi negara tersebut melemah.
"Tiongkok menghadapi tantangan menggerakkan pertumbuhan dari awalnya didorong investasi dan ekspor, menjadi didorong oleh konsumsi swasta," ujar WGC dalam laporannya.
Dalam 10 tahun terakhir, konsumsi emas Tiongkok meningkat 3 kali lipat. Jadi dalam beberapa tahun ke depan, laju konsumsi ini masih bisa terus menguat.
Kemarin, harga emas dunia mencapai US$ 1.330,59 per ounce akibat krisis yang terjadi di Ukraina.
(dnl/ang)











































