ADB Siap Cairkan Dana US$ 100 Juta Untuk RI
Selasa, 14 Des 2004 16:36 WIB
Jakarta -
Menteri Keuangan Jusuf Anwar menyatakan Asean Development Bank (ADB) telah sepakat untuk mencairkan dana bantuan kepada Pemerintah Indonesia sebesar 100 juta US$. Bantuan tersebut sudah disetujui oleh 12 direktur eksekutif ADB."Kali ini support terhadap pemerintahan SBY besar sekali, sehingga secara aklamasi langsung disepakati," kata Menteri Keuangan Jusuf Anwar kepada wartawan di kantor presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, usai bertemu dengan persiden SBY, Selasa (14/12/2004).Menurut Anwar, ini sangat menggembirakan karena biasanya dari 12 direktur eksekutif ADB yang biasanya ada yang abstain, tapi kali ini, semua direktur sepakat untuk memberikan bantuan. Selain melaporkan soal ADB, Menkeu juga melaporkan mengenai pencapaian target pajak yang ditargetkan dalam APBN 2004, hanya tinggal 9 persen saja yang belum tercapai, dengan nilainya sebesar Rp 20 triliun. "Sekarang Dirjen Pajak sudah melakukan diversifikasi dan intensifikasi, penyisiran-penyisiran serta berupaya menambal kebocoran untuk memenuhi kekurangan 9 persen tadi," kata Menkeu.Hal lain lagi, Menkeu meminta kesedian Presiden SBY untuk memukul gong pembukaan perdana pasar modal pada 3 Januari 2005 pukul 09.30 WIB di BEJ.Pada kesempatan itu diharapkan presdien memberikan pesan-pesan untuk menumbuhkan iklim yang lebih kondusif bagi pasar modal. Permintaan tersebut didorong oleh keinginan untuk menjaga iklim investasi yang saat ini sudah cukup kondusif. Sebagai bukti menunjukkan telah ditembus angka psikologis 1000 pada perdagangan beberapa hari lalu.
(qom/)










































