Harga Moge Naik, Pehobi Bisa Lirik Modifikasi

Pajak Barang Mewah Naik (4)

Harga Moge Naik, Pehobi Bisa Lirik Modifikasi

- detikFinance
Rabu, 16 Apr 2014 16:05 WIB
Harga Moge Naik, Pehobi Bisa Lirik Modifikasi
Anggota komunitas motor gede sedang touring. (Foto: istimewa)
Jakarta - Pemerintah telah merilis PP No 22/2014, yang mengatur Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk sejumlah prodok otomotif. Ada kenaikan yang cukup signifikan untuk produk premium, seperti mobil berkapasitas mesin di atas 2.500 cc dan sepeda motor bermesin di atas 500 cc. PPnBM untuk produk-produk ini naik dari 75 persen menjadi 125 persen.

Salah satu yang terkena dampaknya adalah sepeda motor besar, yang akrab disapa moge. Kenaikan PPnBM tentu akan berdampak kepada meningkatnya harga jual ke konsumen.

“Itu pasti, kami juga akan melakukan penyesuaian harga. Kalau pajaknya naik, otomatis harganya juga ikut naik,” kata Indra Pranajaya, pemilik Classic Bikers Shop yang merupakan salah satu penjual moge.

Soal penjualan, Indra mengaku khawatir ada penurunan. Bisa saja ada calon konsumen yang mengurungkan niat membeli moge, apalagi yang dananya pas-pasan.

“Kalau yang punya uang sepertinya tidak ada masalah. Namun yang pas-pasan ini agak sulit. Ada juga kekhawatiran itu,” ujarnya.

Untuk mengkompensasi potensi penurunan penjualan, Indra akan mengoptimalkan pemasukan dari jasa lain. Salah satunya adalah jasa modifikasi. “Kami punya jasa modifikasi harley-Davidson atau membuat motor biasa menjadi seperti Harley-Davidson,” ucapnya.

Namun, Indra menegaskan penggemar moge tidak perlu khawatir. Masih ada jenis moge lain yang bermesin di bawah 500 cc yang bisa menjadi pilihan.

“Masih ada motor-motor Jepang seperti Honda Shadow yang 400 cc. Ada juga Ruby yang 400 cc. Pehobi bisa masuk di sini, ini moge juga,” kata Indra, yang merupakan Ketua Moge Club Indonesia Chapter Bekasi.

BMW, pabrikan otomotif asal Jerman, juga punya line-up moge di bawah BMW Motorrad. Mereka tetap optimistis mampu menjaring pasar di Indonesia meski ada kenaikan PPnBM.

“Dibanding merek-merek moge lain, BMW memiliki model paling lengkap. Ada sport, enduro, touring, dan lainnya. Itu yang membuat kami optimistis,” tegas Jusuf Nathan, GM BMW Motorrad Indonesia.

Tahun ini, lanjut Jusuf, BMW Motorrad punya target penjualan 250 unit. “Nanti tentunya akan berkembang terus karena kita masih baru," ujarnya.

(hds/DES)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads