Demikian penelitian yang dilakukan oleh MasterCard di 16 negara Asia Pasifik dalam keterangannya, Sabtu (19/4/2104).
Adapun penelitian ini dilakukan pada Oktober-November 2013 dengan 7.932 responden berumur 18.64 tahun di 14 negara Asia Pasifik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hampir seluruh negara mengalami penurunan. Konsumen Bangladesh tahun ini lebih hati-hati dengan pengeluarannya, setelah sebelumnya menjadi negara yang paling dermawan dengan 88% pada survei sebelumnya, kini mereka bertengger di peringkat kedua dengan 80%.
Hal tersebut juga terjadi di Indonesia. Secara umum masyarakat Indonesia makin hati-hati dalam memberikan uang tip di mana terjadi penurunan sebesar 7% dibanding tahun sebelumnya. Indonesia menempati urutan delapan dalam survei ini, di mana terdapat 33% dari konsumennya terbiasa memberikan tip.
"Dari semua penelitian MasterCard, survei seperti ini tentunya akan memberikan pengetahuan yang bagus mengenai tindakan yang diterima oleh masyarakat setempat, dengan demikian para turis dan orang asing akan terbantu untuk menempatkan diri mereka," kata Georgette Tan, group head, Communications, Asia/Pacific, Middle East and Africe, MasterCard dalam keterangannya.
"Pemberian uang tip di Asia dapat membingungkan karena masing-masing negara memiliki pandangan yang berbeda terhadap hal tersebut. Beberapa budaya di negara Asia memperbolehkan untuk memberikan tip sebagai tanda terima kasih, sementara di negara lain hal tersebut dapat dianggap tidak sopan atau bahkan merendahkan orang lain," imbuh Georgette.
Survei tersebut mengungkapkan, untuk negara maju di Asia seperti Jepang, masyarakatnya justru paling tidak terbiasa memberi uang tip, dan menduduki peringkat terbawah
Hanya 4% dari konsumen Jepang terbiasa memberikan uang tip. Hal tersebut diikuti konsumen dari negara maju lain seperti, Korea Selatan, Taiwan, dan Selandia Baru yang berada di kisaran 10-12%.
Hegemoni pria di kawasan Asia Pasifik dalam memberikan tip juga bertahan. Lebih dari 43% pria terbiasa meninggalkan uang tip, lebih banyak dibandingkan dengan hanya 36% wanita yang terbiasa meninggalkan tip setelah menikmati layanan di restoran atau bar.
Selain itu, para konsumen di atas 45 tahun lebih terbiasa memberikan uang tip dengan 42% dibandingkan konsumen yang masih di rentang usia 18-29 dengan hanya 37%. Riset ini juga membuktikan stabilnya pendapatan yang dihasilkan menentukan kebiasaan memberikan uang tip.
Berikut peringkat negara di Asia Pasifik yang konsumennya paling sering memberi tip di restoran:
- Thailand 84%
- Bangladesh 80%
- India 78%
- Filipina 73%
- Hong Kong 56%
- Australia 46%
- Myanmar 42%
- Indonesia 33%
- Malaysia 31%
- Vietnam 20%
- Singapura 20%
- Tiongkok 15%
- Selandia Baru 12%
- Taiwan 12%
- Korea Selatan 10%
- Jepang 4%











































