BI: Cabai Bakal Sumbang Deflasi April

BI: Cabai Bakal Sumbang Deflasi April

- detikFinance
Senin, 21 Apr 2014 11:09 WIB
BI: Cabai Bakal Sumbang Deflasi April
Jakarta - Setelah terjadi inflasi pada Maret, Bank Indonesia (BI) memperkirakan bulan ini akan terjadi deflasi. Penyebabnya adalah penurunan harga kebutuhan pokok seperti cabai merah dan beras.

"Saya secara umum bisa mengatakan, sampai minggu kedua April melihat bulan ini bisa deflasi. Deflasinya antara 0,08-0,1%," ungkap Agus Martowardojo, Gubernur BI, di Gedung BI, Jakarta, Senin (21/4/2014).

Deflasi, lanjut Agus, disebabkan oleh penurunan harga sejumlah kebutuhan pokok. "Kita mengamati cabai merah dan beras kontribusi tinggi ke deflasi. Sehabis erupsi Gunung Gelud, banyak yang menanam cabai merah di Jatim. Panen-panen beras juga mulai melimpah," paparnya.

Jika terjadi deflasi, tambah Agus, maka inflasi tahunan (year-on-year) April akan sebesar 7,18%. Melambat dibandingkan inflasi year-on-year Maret yang sebesar 7,23%.

Meski diperkirakan ada deflasi, tetapi BI masih tetap waspada. "Secara umum, kita masih harus memelihara moneter yang ketat. Ini untuk meyakini bukan hanya inflasi akan terjaga tapi untuk mendorong current account (transaksi berjalan) yang sehat," sebutnya.

Untuk tahun ini, BI menargetkan inflasi berada di kisaran 4,5% plus minus 1. Agus cukup optimistis target ini bisa tercapai.

"Kita perkirakan itu tetap bisa kita jangkau. Memang jumlahnya bagi segmen industri tertentu cukup tinggi, tapi secara umum inflasi tetap 4,5% plus-minus 1," tegas Agus.

Β 
(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads