"Ini lebih rendah karena pagu baseline hanya memastikan pemerintahan ini berjalan. Jika nanti ada inisiatif, akan dilakukan APBN-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan) 2015," ungkap Menteri Keuangan Chatib Basri pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Penghitungan anggaran tersebut hanya berdasarkan pada kebutuhan pokok setiap kementerian. Bila ada perubahan seperti tambahan anggaran untuk K/L tertentu maka bisa melalui proses APBN-P.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chatib menuturkan 2015 merupakan tahun transisi pemerintahan. Berbeda dengan 4 tahun sebelumnya yang bisa dihitung secara lebih rinci. Oleh karena itu, yang dimasukkan hanya kebutuhan pokok.
"Intinya hanya baseline. Hanya penyelenggaraan kebutuhan pokok dan pelayanan masyarakat, belum inisiatif baru. Biasanya pemerintah baru yang terpilih 20 Oktober akan melakukan APBN-P pada awal tahun, sehingga anggaran yang sekarang hanya terfokus bagaimana pemerintah bisa berjalan sampai pemerintah baru buat inisiatif baru," paparnya.
Chatib juga berpesan kepada pemerintahan mendatang untuk meningkatkan kualitas belanja negara. "Pemerintah diharapkan bisa lebih efektif belanjanya," ujar dia.
Β
(mkl/hds)











































