"Yang lain (rute peninggalan Merpati yang lain) kan sudah ada yang isi. Cuma yang di Sumbawa ini belum ada. Saya kasian dengan masyrakat Sumbawa karena nggak ada penerbangan ke sana, jadi saya minta Garuda untuk isi rute itu," kata Dahlan di Kantor Pusat Jasindo, Jakarta, Rabu (30/4/2014).
Sebelumnya, ada sejumlah opsi yang dibahas termasuk menggunakan pesawat milik Merpati dengan sistem sewa. Namun ide tersebut langsung ditolak oleh manajemen Garuda karena pesawat-pesawat milik Merpati tidak memiliki sertifikat standar penerbangan internasional yaitu Federal Aviation Administration (FAA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga Dahlan menyerahkan sepenuhnya perihal penyediaan fasilitas penerbangan ke Sumbawa kepada Garuda. "Saya masih tunggu harga dari Garuda. Nantu mau seperti apa, apakah mau Garuda-nya atau Citilink-nya pokoknya yang terbang di situ Garuda Grup lah," tegas dia.
Sementara, untuk proses realisasinya, Dahlan menargetkan dapat dilakukan pada bulan Mei mendatang. "Saya pikir perkara ini nggak susah lah. Jadi nggak makan waktu lama. Pokoknya sebelum periode ini berakhir itu sudah jalan," tandasnya.
(hen/hen)











































