Bank Sentral Eropa Khawatirkan Defisit Neraca AS

Bank Sentral Eropa Khawatirkan Defisit Neraca AS

- detikFinance
Kamis, 16 Des 2004 13:28 WIB
Jakarta - Bank Sentra Eropa mengkhawatirkan defisit neraca berjalan yang menimpa Amerika Serikat (AS) yang mengakibatkan nilai tukar dolar AS yang terus mengalami penurunan. Defisit neraca AS itu diprediksikan akan terus berlanjut dalam waktu yang cukup lama."Kami concern terhadap defisit yang terus berjalan, akan mengakibatkan kekacauan yang terus berlanjut," kata Bank Sentral Eropa, Kamis (15/12/2004).Mereka menyatakan, defisit neraca perdagangan AS sepertinya secara signifikan akan berkontraksi dalam jangka waktu tertentu."Makin meningkatkan defisit nilai tukar secara umum dirasakan akan berpengaruh kuat pada risiko stabilitas keuangan secara global,".Bank Sentral Eropa menyatakan, pada prinsipnya makin membesarnya defisit neraca berjalan AS hingga US$ 166 miliar atau 5,7 persen dari gross domestic product (GDP) pada kwartal kedua tahun ini, akan makin meningkatkan melonggarnya kebijakan fiskal AS. "Indikasi ini akan terus terjadi pada periode kedepannya,".Bank Sentral Eropa juga saat ini masih menunggu recovery ekonomi di sejumlah wilayah di Eropa yang akan berlangsung hingga 2005. Dikhawatirkan defisit neraca AS ini akan berpengaruh negatif terhadap proses recovery yang tengah dilakukan. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads