Yukos Minta Perlindungan Pengadilan AS
Kamis, 16 Des 2004 14:09 WIB
Jakarta - Perusahaan minyak raksasa Rusia yang tengah terjerat masalah, Yukos memasukkan permohonan perlindungan dari kebangkrutan dari satu pengadilan di Amerika Serikat (AS). Hal itu dilakukan guna mencegah penjualan secara paksa salah satu produksi utamanya.Yukos mengajukan kasus bangkrut ini di satu pengadilan distrik Amerika di Houston, Texas."Langkah ini diambil sebagai langkah terakhir untuk melindungi hak-hak para pemegang saham kami, pegawai dan pelanggan kami," kata Direktur Utama Yukos Steven Theede, seperti yang dikutip BBC, Kamis (16/12/2004).Para pejabat pajak Rusia sudah dijadwalkan akan melelang anak perusahaan Yuganskneftegas tanggal 19 Desember nanti untuk membayar tagihan pajak.Para jaksa penuntut Rusia memaksa menjual aset perusahaan ini yang paling menarik dan menguntungkan untuk membayar tagihan pajak sebesar 20 miliar Euro, yang menurut penuntut adalah hutang Yukos.Tiga perusahaan, termasuk Gazprom, tertarik membeli Yugansk yang menyumbang 60 persen dari total produksi minyak Yukos. Yukos, produser minyak terbesar Rusia, mengatakan penjualan ini ilegal.Para pendukungnya mengatakan upaya negara mengusut Yukos bermotif politik, karena pemerintah berkeinginan mengambil alih kontrol terhadap cadangan minyak Rusia dan menghukum Khodorkovsky atas kegiatan politiknya.
(mar/)











































