Selama 3 bulan pertama 2014, impor jagung hanya 545.247 ton atau mengalami penurunan 26% dibandingkan Januari-Maret 2013, importasi jagung sebesar 741.000 ton.
Sedangkan dari sisi nilai, juga terjadi penurunan impor dari US$ 228,9 juta (Rp 2,28 triliun) pada triwulan I-2013, menjadi US$ 133,384 juta (Rp 1,33 triliun) pada 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu disusul oleh Brasil yang mencapai 249.405 ton senilai US$ 59,576 juta. AS juga memasok jagung ke Indonesia dengan volume 19.958 ton senilai US$ 5,562 juta.
(mkl/hen)










































