Pemerintah Berganti, Pengusaha Sebut Tantangannya Masih Sama

Pemerintah Berganti, Pengusaha Sebut Tantangannya Masih Sama

- detikFinance
Rabu, 07 Mei 2014 16:45 WIB
Jakarta - Tidak lama lagi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan segera berakhir. Namun pengusaha properti menilai pemerintahan baru masih akan bergelut dengan tantangan yang sama, mungkin selama 2 tahun pertama.

"Sebenarnya meski ada pergantian pemerintah, ekonomi Indonesia itu masih sama pada tahun pertama dan kedua. Fundamentalnya sama, tidak akan banyak berubah," kata Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Tulus Santoso di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (7/5/2014).

Menurut Tulus, perekonomian Indonesia masih dalam masa perbaikan untuk kestabilan jangka panjang. Ekonomi masih akan tumbuh dengan kisaran di bawah 6%.

"Pertumbuhan itu tengah melambat, tidak mungkin lagi di atas 6%. Masa easy money sudah berakhir, tidak akan ada lagi stimulus seperti dulu," jelasnya.

Kemudian, Indonesia juga masih menghadapi masalah defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Pemerintah masih harus berupaya agar CAD bisa berada di bawah 2,5% dari produk domestik bruto (PDB), dari saat ini yang masih di atas 3% PDB.

"Masalahnya juga masih sama kan, masih harus bereskan CAD dulu," ujar Tulus.

Perekonomian Indonesia, lanjut Tulus, diperkirakan baru berubah setelah 2 tahun pemerintahan berjalan, yaitu tahun 2017. Pertumbuhan ekonomi sudah bisa dipacu lebih tinggi dan risiko-risiko dari tingginya pertumbuhan pun bisa dikurangi.

"Kalau sudah berjalan seperti sekarang, korupsi sudah lebih baik, pemerintah kelola transaparan, itu sudah membawa dampak positif. Jadi itu ditingkatkan saja," terangnya.

(mkl/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads