Bambang ditemani Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwi Atmoko serta para pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 8.
Sampai di Stasiun Duduk, Lamongan pukul 12.05 WIB, Bambang terlihat bersemangat dan langsung melakukan pengecekan pembangunan jalur ganda Babat-Kandangan sejauh 60 km.
"Kita ke sana, lihat pekerja dan lihat wesel yang akan dipindahkan," kata Bambang di lokasi, Kamis (8/05/2014),
Bambang menjelaskan, proyek jalur ganda Jakarta-Surabaya telah dilakukan sejak 2012 lalu. Jalur pertama membentang dari Jakarta-Cikampek, diteruskan dari Cikampek menuju ke Cirebon lalu ke Brebes.
Kemudian pada beberapa tahun belakangan ini pemerintah secara masif memperpanjang jalur ganda tersebut hingga ke Surabaya. Panjang total jalur kereta ini dari Jakarta sampai ke Surabaya mencapai 727 km.
Lebih detil, proyek jalur ganda yang telah beroperasi di 2012 adalah sepanjang 291 km. Sementara yang telah beroperasi pada tahun 2013-2014 adalah 428 km. Sedangkan jalur yang belum diselesaikan hanya 8 km yang membentang dari Stasiun Kandangan menuju Stasiun Pasar Turi.
Menurut catatan Kementerian Perhubungan, ada beberapa kendala sehingga proyek jalur ganda belum bisa diselesaikan sepenuhnya. Masalah pertama adalah pembebasan lahan dengan masyarakat seluas 12.805 m2 saat ini dalam tahap pengumuman daftar nominatif direncanakan awal Mei ini dilakukan musyawarah negosiasi harga.
Masalah kedua adalah konstruksi jalur ganda sepanjang 2 km sudah terpasang antara Stasiun Tandes hingga Pasar Turi saat ini perlu adanya penambahan taspat untuk pengerjaan penggeseran jalur existing sepanjang 2 km untuk ruang bebas jalur ganda. Ditargetkan proyek jalur ganda Kandangan-Surabaya rampung akhir Mei ini.
(wij/dnl)











































