Fakta Unik Jalur Ganda Kereta Jakarta-Surabaya

Fakta Unik Jalur Ganda Kereta Jakarta-Surabaya

- detikFinance
Jumat, 09 Mei 2014 08:02 WIB
Fakta Unik Jalur Ganda Kereta Jakarta-Surabaya
Jakarta - Jalur ganda alias double track kereta api yang menghubungkan Jakarta-Surabaya sudah resmi beroperasi. Proyek ini sudah dimulai sejak 2012.

Berikut ini fakta-fakta unik mengenai jalur kereta api yang baru dibangun tersebut.

Membentang 727 Km

Proyek ini telah dilakukan sejak 2012 lalu. Jalur pertama membentang dari Jakarta-Cikampek, diteruskan dari Cikampek menuju ke Cirebon lalu ke Brebes.

Kemudian pada beberapa tahun belakangan ini pemerintah secara masif memperpanjang jalur ganda tersebut hingga ke Surabaya. Panjang total jalur kereta ini dari Jakarta sampai ke Surabaya mencapai 727 km.

Lebih detil, proyek jalur ganda yang telah beroperasi di 2012 adalah sepanjang 291 km. Sementara yang telah beroperasi pada tahun 2013-2014 adalah 428 km. Sedangkan jalur yang belum diselesaikan hanya 8 km yang membentang dari Stasiun Kandangan menuju Stasiun Pasar Turi.

Membentang 727 Km

Proyek ini telah dilakukan sejak 2012 lalu. Jalur pertama membentang dari Jakarta-Cikampek, diteruskan dari Cikampek menuju ke Cirebon lalu ke Brebes.

Kemudian pada beberapa tahun belakangan ini pemerintah secara masif memperpanjang jalur ganda tersebut hingga ke Surabaya. Panjang total jalur kereta ini dari Jakarta sampai ke Surabaya mencapai 727 km.

Lebih detil, proyek jalur ganda yang telah beroperasi di 2012 adalah sepanjang 291 km. Sementara yang telah beroperasi pada tahun 2013-2014 adalah 428 km. Sedangkan jalur yang belum diselesaikan hanya 8 km yang membentang dari Stasiun Kandangan menuju Stasiun Pasar Turi.

Terganjal Pembebasan Lahan

Menurut catatan Kementerian Perhubungan, ada beberapa kendala sehingga proyek jalur ganda belum bisa diselesaikan sepenuhnya. Masalah pertama adalah pembebasan lahan dengan masyarakat seluas 12.805 m2 saat ini dalam tahap pengumuman daftar nominatif direncanakan awal Mei ini dilakukan musyawarah negosiasi harga.

Masalah kedua adalah konstruksi jalur ganda sepanjang 2 km sudah terpasang antara Stasiun Tandes hingga Pasar Turi saat ini perlu adanya penambahan taspat untuk pengerjaan penggeseran jalur existing sepanjang 2 km untuk ruang bebas jalur ganda. Ditargetkan proyek jalur ganda Kandangan-Surabaya rampung akhir Mei ini.

Terganjal Pembebasan Lahan

Menurut catatan Kementerian Perhubungan, ada beberapa kendala sehingga proyek jalur ganda belum bisa diselesaikan sepenuhnya. Masalah pertama adalah pembebasan lahan dengan masyarakat seluas 12.805 m2 saat ini dalam tahap pengumuman daftar nominatif direncanakan awal Mei ini dilakukan musyawarah negosiasi harga.

Masalah kedua adalah konstruksi jalur ganda sepanjang 2 km sudah terpasang antara Stasiun Tandes hingga Pasar Turi saat ini perlu adanya penambahan taspat untuk pengerjaan penggeseran jalur existing sepanjang 2 km untuk ruang bebas jalur ganda. Ditargetkan proyek jalur ganda Kandangan-Surabaya rampung akhir Mei ini.

Rel Terbaru yang Dibangun Indonesia dalam 150 Tahun Terakhir

Sejak 150 tahun saat Belanda membangun jalur kereta api pertama di Indonesia, akhirnya Indonesia bisa membangun jalur kereta api sendiri.

"Bulan Juni 2014 nanti seiring 150 tahun perkeretaapian, atau sejak tahun 1864 saat pemerintah Belanda membangun jalur kereta api pertama yaitu Jakarta-Bogor, Semarang-Tanggung sekarang kita bisa buktikan. Kita bisa bangun jalan kereta api dengan kekuatan bangsa kita sendiri," ungkap Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono.

Rel Terbaru yang Dibangun Indonesia dalam 150 Tahun Terakhir

Sejak 150 tahun saat Belanda membangun jalur kereta api pertama di Indonesia, akhirnya Indonesia bisa membangun jalur kereta api sendiri.

"Bulan Juni 2014 nanti seiring 150 tahun perkeretaapian, atau sejak tahun 1864 saat pemerintah Belanda membangun jalur kereta api pertama yaitu Jakarta-Bogor, Semarang-Tanggung sekarang kita bisa buktikan. Kita bisa bangun jalan kereta api dengan kekuatan bangsa kita sendiri," ungkap Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono.

Habiskan Dana Rp 10 Triliun

Proyek ini setidaknya memakan anggaran negara sebanyak Rp 10,8 triliun. Sebanyak Rp 9,8 triliun untuk membangun infrastruktur, sedangkan rel dan sinyal Rp 1 triliun.

Masing-masing anggaran digunakan untuk satuan kerja jalan kereta api lintas utara Jawa dari Rp 878 miliar, jalur ganda Cirebon-Brebes Rp 581 miliar, jalur ganda Tegal-Pekalongan Rp 705 miliar, Pekalongan-Semarang Rp 1,3 triliun, pengembangan kereta api Jawa Tengah Rp 2,2 triliun, Semarang Bojonegoro Rp 2,4 triliun, pengembangan kereta api Jawa Timur Rp 552 miliar, dan Bojonegoro-Surabaya Pasar Turi Rp 996 miliar.

Habiskan Dana Rp 10 Triliun

Proyek ini setidaknya memakan anggaran negara sebanyak Rp 10,8 triliun. Sebanyak Rp 9,8 triliun untuk membangun infrastruktur, sedangkan rel dan sinyal Rp 1 triliun.

Masing-masing anggaran digunakan untuk satuan kerja jalan kereta api lintas utara Jawa dari Rp 878 miliar, jalur ganda Cirebon-Brebes Rp 581 miliar, jalur ganda Tegal-Pekalongan Rp 705 miliar, Pekalongan-Semarang Rp 1,3 triliun, pengembangan kereta api Jawa Tengah Rp 2,2 triliun, Semarang Bojonegoro Rp 2,4 triliun, pengembangan kereta api Jawa Timur Rp 552 miliar, dan Bojonegoro-Surabaya Pasar Turi Rp 996 miliar.
Halaman 2 dari 10
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads