Follow detikFinance
Jumat, 09 Mei 2014 11:04 WIB

Kisah Miliuner dari Tiongkok (2)

Wang Jianlin, Si Raja Bioskop Dunia

- detikFinance
Wang Jianlin (Foto: Reuters) Wang Jianlin (Foto: Reuters)
Jakarta - Tahun ini, Tiongkok mempunyai 152 wakil di daftar miliuner versi majalah Forbes. Jumlah tersebut hanya kalah dari Amerika Serikat, yaitu 492 orang.

Dari banyak miliuner di Tiongkok, yang terkaya bernama Wang Jianlin. Pria berusia 59 tahun ini punya kekayaan sekitar US$ 15,1 miliar atau lebih dari Rp 151 triliun.

Secara global, Wang berada di peringkat 64 dunia. Kekayaannya berasal dari berbagai sektor. Dia memiliki 85 plasa, 75 departement store, dan 51 hotel berbintang lima.

Wang terkenal kala meluncurkan proyek mini Hollywood senilai US$ 8 miliar pada September tahun lalu. Dalam acara peluncuran ini, hadir bintang-bintang top dunia seperti Leonardo di Caprio dan John Travolta.

Pria kelahiran provinsi Sichuan ini bukan berasal dari keluarga kaya. Keluarganya sederhana, layaknya keluarga pada umumnya, ketika revolusi komunis di Tiongkok masih hangat-hangatnya.

Wang kemudian masuk sekolah militer dan lulus pada 1986. Kemudian Wang menjadi pegawai negeri di provinsi Liaoning. Pada 1988, dia mendirikan Dalian Wanda, perusahaan yang membuat namanya melambung.

Dari sebuah perusahaan properti biasa-biasa saja, Wanda berubah jadi perusahaan multinasional yang menggurita. Pada 2012, Wanda membeli perusahaan operator bioskop asal AS, AMC Theatres, dengan nilai sekitar US$ 2,6 miliar. Kemudian pertengahan tahun lalu, Wanda membeli perusahaan pembuat yacht atau kapal pesiar asal Inggris, Sunseeker International, senilai US$ 500 juta.

Sejak 2011, Dalian Wanda juga menjadi sponsor utama liga sepakbola di Tiongkok. Mereka juga punya tim sendiri yang dulunya bernama Dalian Wanda FC dan kemudian berganti menjadi Dalian Shide FC.

Ketika mengakuisisi AMC, Wang dapat mendapat kritikan karena ditengarai ada motif di balik langkah tersebut. Misalnya mempromosikan film-film Tiongkok. Maklum, dengan mengakuisisi AMC maka Dalian Wanda menjadi operator bioskop terbesar di dunia, dengan pangsa pasar 10%.

Namun Wang menolak anggapan bahwa dirinya bakal mencekoki bioskop-bioskop yang dikelola AMC dengan film Tiongkok. “Tidak ada soal mempromosikan film Tiongkok tidak ada dalam negosiasi kami. Tidak banyak film Tiongkok yang bisa dipasarkan di luar negeri, kualitas dan isi film-film itu tidak cukup tinggi,” katanya sepetti dikutip dari Reuters.

Ke depan, sepertinya bisnis Wang masih akan moncer. Dia memperkirakan pendapatan Grup Dalian Wanda bisa meningkat US$ 10 miliar setiap tahunnya. Bahkan Wang sesumbar mampu mengakuisisi setidaknya satu perusahaan asing setiap tahun dengan nilai US$ 5 miliar.

“Kami akan memiliki pendapatan lebih dari US$ 50 miliar dalam 2 tahun ke depan. Pada 2020, pendapatan kami akan mencapai US$ 100 miliar. Itu perkiraan yang paling konservatif,” kata Wang.



(hds/DES)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed