Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan pemerintah terus melakukan perbaikan di titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah saat musim penghujan lalu. Ia menegaskan perbaikan dan perawatan jalan nasional termasuk di Pantura berjalan sepanjang tahun.
"Sampai akhir tahun kemarin pembetonan pantura itu 270 Km itu dibeton," kata Djokir ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jl Pattimura, Jakarta, Jumat (9/5/2014).
Perbaikan itu juga belum seluruhnya bisa menutup kerusakan jalan yang menjadi jantung arus barang dari Surabaya ke Jakarta atau Bandung ini.
"Sisanya masih harus diperbaiki lagi, rusak kita perbaiki lagi. Khusus untuk Lebaran, akhir Juni atau paling lambat awal Juli itu sudah bisa dilewati," tambahnya.
Menurutnya perbaikan jalan dan daya tahan jalan Pantura harus didukung aturan mengenai kendaraan yang melintas. Ia mengatakan, harus ada aturan yang melarang kendaraan besar dengan muatan yang melebihi kapasitas melintas di Pantura, termasuk kedisiplinan jembatan timbang.
"Kendaraan yang terlalu overloaded itu dilarang, harus dikurangi bebannya, diawali oleh Pemda Jateng, Jabar dan Timur," katanya.
Data Kementerian PU menunjukkan dari 1.316 Km panjang jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) hanya 270 Km atau 20% yang sudah dibeton sisanya masih aspal. Dengan tambahan 60 Km maka totalnya ada 330 Km atau setara 25%.
(zul/hen)











































