Dari sebuah survei di kawasan Britania Raya yang dikompilasikan oleh surat kabar Sunday Times, London merupakan kota dengan jumlah miliuner terbanyak di dunia.
Survei yang dilansir dari AFP, Senin (12/5/2014) ini mengundang perdebatan, karena Inggris saat ini masih mengalami guncangan di sektor keuangan, meskipun pertumbuhan ekonomi pulih sejak krisis keuangan dunia terjadi di 2008.
Menurut survei tersebut, London dihuni oleh 72 miliuner, dari 104 miliuner yang ada di Britaina Raya. Nomor dua diikuti oleh Moscow dengan 48 miliuner, lalu nomor 3 New York dengan 43 miliuner, lalu San Fransisco dengan 42 miliuner, Los Angeles dengan 38 miliuner, dan Hong Kong dengan 34 miliuner.
Siapa miliuner terkaya di London?
Tak disangka-sangka, miliuner terkaya di London adalah Sri dan Gopi Hinduja. Dua bersaudara ini memiliki kekayaan 11,9 miliar poundsterling (US$ 20,1 miliar) atau sekitar Rp 201 triliun. Keduanya memiliki bisnis di sektor perminyakan, banking, otomotif, properti, dan media.
Dua bersaudara ini menggeser posisi Alisher Usmanov, miliuner asal Uzbekistan kelahiran Rusia yang sebelumnya menjadi orang paling kaya di London. Kekauaan Usmanov jatuh karena kejatuhan nilai mata uang Rusia, yaitu rouble dan jatuhnya harga saham di Rusia karena krisis di Ukraina.
Kemudian ada juga miliuner kelahiran Ukraina yaitu Len Blavatnik yang menempati posisi 4 orang terkaya di London. Blavatnik bergerak di industri kimia dan menjadi investor di industri musik. Di tempat 10 ada pengusaha properti Gerald Grosvenor. Lalu di peringkat 13 ada juga pria kelahiran Arab Saudi yaitu Mohamed Bin Issa Al Jaber, yang terkenal di industri hotel dan resor.
Tahun ini adalah yang pertama kalinya, kekayaan minimal 50 orang terkaya di Inggris adalah 1,5 miliar poundsterling. Sementara jumlah kekayaan dari 104 miliuner di Britania Raya adalah 301,13 miliar poundsterling. Naik dibandingkan 88 miliuner pada tahun lalu yang kekayaannya 245,66 miliuner poundsterling.
Sementara sebelum resesi 2008 lalu, total kekayaan miliuner di Britania Raya mencapai 201,99 miliar poundsterling.
(dnl/hds)











































