Mentan Suswono Angkat Lagi Wacana Pencabutan Subsidi Pupuk

Mentan Suswono Angkat Lagi Wacana Pencabutan Subsidi Pupuk

- detikFinance
Selasa, 13 Mei 2014 12:51 WIB
Mentan Suswono Angkat Lagi Wacana Pencabutan Subsidi Pupuk
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Suswono kembali mengangkat wacana penghapusan subsidi untuk pupuk. Suswono beralasan petani hanya ingin jaminan harga dan pasokan pupuk yang cukup, selama ini pupuk subsidi kerap langka.

Petani juga lebih senang adanya pembangunan dan keberadaan infrastruktur pertanian yang memadai seperti irigasi daripada sekedar penyediaan pupuk bersubdi.

"Ada gagasan pupuk nggak disubsidi. Dana Rp 18 triliun untuk petani. Yang penting harga, juga jaringan irigasi. Ini perlu dimatangkan," kata Suswono saat membuka acara Musrenbang di Kementan, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Suswono menerangkan dengan adanya pupuk bersubdi, petani tidak efisien di dalam pengalokasian pupuk. "Dengan ada subsidi dia pakai berlebihan," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Suswono angkat suara terkait ribut kekurangan atau kelangkaan pupuk subsidi di daerah.

Ia mengakui alokasi pupuk subsidi tahun 2014 sebanyak 7,8 juta ton, namun permintaan pupuk subsidi sebesar 9,2 juta ton. Ia menilai distributor pupuk subsidi tidak perlu takut mengalokasikan atau mengeluarkan pupuk yang ada di gudang-gudang kepada petani.

"Saya terima SMS, kelangkaan pupuk di daerah. Kami sampaikan. Meskipun volume pupuk sesuai APBN 7,8 juta ton, kebutuhan 9,2 juta ton. Yang ada salurkan dulu. Nggak ada alasan kalau ada kekurangan," jelasnya.

Suswono menerangkan alokasi pupuk subsidi sebanyak 7,8 juta ton bisa bertahan hingga Oktober 2014. Saat APBN P 2014, Kementan dan DPR berencana menambah alokasi pupuk bersubsidi.

"Volume yang ada bisa digunakan sampai Oktober. Pupuk nggak ada kekurangan. Kita upayakan dengan DPR di APBN perubahan," jelasnya.

(feb/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads