Realisasi Penerapan EPA dengan Jepang Butuh Waktu Setahun

Realisasi Penerapan EPA dengan Jepang Butuh Waktu Setahun

- detikFinance
Sabtu, 18 Des 2004 16:29 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan setidaknya dibutuhkan waktu satu tahun untuk merealisasikan economic partnership agreement (EPA) dengan Jepang.Saat ini pemerintah RI dan Jepang tengah memperdalam dampak dari pelaksanaan EPA terebut."Kita sepakat untuk memperdalam terhadap EPA dan bagaimana dampaknya terhadap masing-masing negara. Sekarang baru dibentuk working group," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/12/2004).Menurut Mari, dengan mengacu pengalaman negara-negara lain, seperti Thailand dan Filipina setidaknya dibutuhkan waktu satu tahunan untuk melakukan proses negosiasi.Dalam kesempatan itu, Mari menyebutkan nantinya akan ada konsultasi sebelum dilakukan working group yang akan melibatkan antar instansi pemerintah danselanjutnya akan ada interstudi grup antara pmerintah RI dan Jepang untuk mempelajari implikasi masalah EPA.Disebutkan Mari, saat ini banyak produk-produk ekspor Indonesia, seperti kayu dan kayu olahan termasuk juga hasil kelautan yang harus dilakukan kontrol kualitas dan tingginya tarif."Jadi selain menurunkan tarif atau non tarif barier, kita juga perlu meningkatkan mutu produk agar bisa masuk ke pasar Jepang," demikian menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. (aan/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads