Pasalnya, beberapa kali CT menolak ditawari posisi menteri. "Pak CT sudah 2 kali ditawari jadi menteri yaitu 2004 dan 2009. Tapi nggak bersedia dan yang hanya 5 bulan ini bersedia. Saya ucapkan terima kasih, saya bangga beliau ingin tuntaskan Kabinet Indonesia Bersatu II," terang Hatta saat menyampaikan pendapat pada acara serah terima jabatan di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/5/2014).
Meski menolak beberapa kali tawaran menteri, tetapi Hatta menilai CT tidak akan mengalami kendala yang berarti saat mengemban jabatan barunya. Pengalaman sebagai Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) sangat mendukung proses penyesuaian memimpin menteri-menteri bidang ekonomi.
"Pak CT nggak perlu penyesuaian, dia bisa lari kencang," ujar Hatta.
Pada kesempatan tersebut, Hatta berpesan kepada CT agar mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, memperkecil defisit transaksi berjalan, dan meningkatkan daya beli masyarakat.
"Stabilitas harga dan jaga keberlangsungan fiskal kita. Jaga pertumbuhan di angka reasonable. Ini perlu job creation. Kemudian kurangi current account defisit," paparnya.










































