Jokowi-JK Kaji Merger Hingga Penghapusan Daerah Otonom

Jokowi-JK Kaji Merger Hingga Penghapusan Daerah Otonom

- detikFinance
Selasa, 20 Mei 2014 13:03 WIB
Jokowi-JK Kaji Merger Hingga Penghapusan Daerah Otonom
Jakarta - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum. Salah satu dokumen yang mereka serahkan adalah visi dan misi jika terpilih memimpin Indonesia selama 5 tahun ke depan.

Dalam dokumen yang diperoleh dari KPU, Selasa (20/5/2014), visi misi Jokowi-JK diberi judul 'Jalan Perubahan untuk Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian' yang tertuang dalam 42 halaman.

Dalam hal pembangunan, Jokowi-JK memilih membangun Indonesia dari pinggiran. Artinya, pembangunan harus dimulai dari daerah dan desa.

"Kami akan meletakkan dasar-dasar bagi dimulainya desentralisasi membantu daerah-daerah yang kapasitasnya belum cukup memadai. Pada akhirnya, ini akan memperkuat daya saing Indonesia secara global," sebut dokumen itu.

Desentralisasi, lanjut Jokowi-JK, juga akan menjadi ujung tombak pengelolaan pemerintahan. "Kami akan melakukan reformasi hubungan keuangan pusat dengan daerah," jelas dokumen itu.

Jokowi-JK pun berjanji akan melakukan pemerataan antar wilayah, antara Jawa dengan luar Jawa, bagian barat dengan timur, atau desa dengan kota. "Kami akan mendorong daerah untuk untuk melakukan pemotongan biaya rutin dan lebih banyak mengalokasikan untuk pelayanan publik," jelas pernyataan mereka dalam dokumen

Pemerintah pusat, tambah Jokowi-JK, akan berfungsi sebagai pembina dan pengawas termasuk dalam hal pengelolaan keuangan dan pelayanan. "Kami juga mendorong kemungkinan penggabungan maupun penghapusan daerah otonom setelah melalui proses pembinaan, monitoring, dan evaluasi."

 
(hds/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads