Penjualan Bir Diperketat, Ini Tanggapan Bos 7-Eleven

Penjualan Bir Diperketat, Ini Tanggapan Bos 7-Eleven

- detikFinance
Rabu, 21 Mei 2014 08:17 WIB
Penjualan Bir Diperketat, Ini Tanggapan Bos 7-Eleven
Jakarta - Gerai-gerai restoran 7-Eleven (Sevel) termasuk yang menjual produk minuman beralkohol dengan kadar di bawah 5% (bir). Adanya peraturan menteri perdagangan (Permendag) soal pengetatan minuman beralkohol berdampak pada bisnis restoran seperti 7-Eleven

Presiden Direktur PT Modern Putraindonesia Henri Honoris angkat bicara soal kebijakan terbaru tersebut. Menurut Henri, sebagai pebisnis ia mendukung dan mengikuti kebijakan pemerintah.

"Justru bagus itu, kita dukung," kata Henri saat berkunjung di kantor detikcom, Selasa (20/5/2014)

Ia setuju pembelian minuman beralkohol harus dibatasi minimal umur 21 tahun, pihaknya sudah menerapkan pengawasan sebelum adanya aturan ini. Sevel menerapkan ID Zone terhadap produk minuman beralkohol, yaitu memisahkan produk beralkohol dan memberlakukan ketentuan konsumen wajib menunjukkan ID (identitas) saat akan membeli bir.

ID Zone adalah Sevel Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Minuman beralkohol diletakkan di salah satu lemari berpendingin khusus bersebelahan dengan minuman air mineral. Stiker merah transparan bertuliskan ID Zone yang tertera dalam lemari es khusus minuman beralkohol tersebut.

Di dalam stiker itu juga bertuliskan "ID Zone, A Good ID is a Good IDea! BIR Minuman Orang Dewasa Mengandung Kadar Alkohol Maximum 5% Untuk Dinikmati Secara Bertanggung Jawab 21+"

"Selama ini kita juga hanya menjual di atas umur 21 tahun," katanya.

Ketentuan ini diatur dalam Permendag 20/M-DAG/PER/4/2014 soal ketentuan pengawasan peredaran produk minuman beralkohol.

Sesuai pasal 14, Permendag 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol penjualan minuman beralkohol untuk diminum langsung di tempat hanya dapat dijual di Hotel, restoran, bar sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang kepariwisataan.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads