Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan, penilaian dilakukan melalui mekanisme ketat yang melibatkan tim penilai independen dari kalangan akademisi.
"Daerah yang mendapatkan penghargaan adalah karena berkinerja baik terhadap stabilisasi harga. Penilaian dilakukan melalui pertimbangan proses yang diukur secara kualitas dan realisasi inflasi di tahun 2013 yang melibatkan tim penilai independen dilakukan akademisi," kata Agus saat membuka Rakornas ke V Tim Pemantau Inflasi Daerah di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (21/05/2014).
Acara ini juga dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, serta para gubernur dari seluruh provinsi di Indonesia.
Dari 33 provinsi yang tersebar dari barat hingga timur Indonesia, pemerintah akhirnya memberikan penghargaan kepada 3 provinsi terbaik yang berhasil mengendalikan inflasi yaitu :
- Pemenang kategori Pulau Sumatera menjadi milik Provinsi Sumatera Selatan. Inflasi Sumatera Selatan di tahun 2013 hanya 7%. Pemprov Sumatera Selatan berhasil menekan inflasi dengan konsep penguatan komunikasi,
- Pemenang kategori Pulau Jawa menjadi milik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Inflasi DIY di tahun 2013 hanya 7,3%. Pemprov DIY berhasil menekan inflasi dengan program unggulan sinergi kebijakan atas inflasi musiman,
- Pemenang kategori Indonesia Timur menjadi milik Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan inflasi 6,8%. Pemprov mampu menekan inflasi denga program pasar penyeimbang.
(wij/dnl)










































