Para gubernur ini curhat kepada jajaran pemerintah pusat diantaranya Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Mendagri Gamawan Fauzi, Meneku Chatib Basri, Menhub EE Mangindaan, Mentan Suswono, Mendag M Lutfi, Wamen PU Hermanto Dardak dan Gubernur BI Agus Martowardojo di acara Rakornas TPID, di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Seperti disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang mengaku tak sabar menunggu operasional double track supaya bisa memindahkan beban jalan ke rel kereta api.
"Saya senang sama double track, tapi kapan operasionalnya memindahkan jalan ke rel," tanya Ganjar kalau kereta api tak ada masalah, bulan depan double track utara akan diresmikan. Selatan tahun ini kita mulai. Mudah-mudahan tak ada halangan," jawab Menhub EE Mangindaan.
Selain itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memiliki usul untuk pembukaan lapangan kerja bagi orang yang kini mengais rezeki di negeri orang, dengan kata lain TKI. Menurutnya, salah satu caranya adalah dengan membuka lahan persawahan baru.
Dengan intensifikasi, perluasan lahan, tak hanya swasembada yang didapat, tapi juga penyerapan tenaga kerja.
"Dengan cara ini, bisa meminta TKI kita di Arab dan Malaysia balik ke Indonesia lahan banyak mari kita bekerja saja di sini," tegas Aher.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pun mendapatkan kesempatan berbicara. Jokowi mengusulkan ada pembangunan infrasturktur laut berupa jalan tol yang menghubungnkan setiap pulau besar di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
"Mestinya ada tol yang menghubungkan Sumatera, jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua itu ada tol laut jadi biaya akan turun, sehingga murah," katanya.
Selain ketiga gubernur tersebut, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Wimpo, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan pemimpin daerah lainnya juga ikut bersuara.
(zul/ang)











































