"Perkiraan jumlah biaya tambahan untuk tiket kelas ekonomi adalah Rp 2.500, sementara untuk kelas non-ekonomi Rp 5.000," kata Direktur Utama KAI, Ignasius Jonan, di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Selain penambahan biaya tersebut, KAI juga berencana mengurangi sejumlah loket reservasi pembelian tiket di setiap stasiun. Pengurangan ini dilakukan juga untuk efisiensi.
"Saat ini pegawai PT KAI yang bekerja di loket stasiun berjumlah kurang lebih sekitar 600 orang. Dengan mengurangi jumlah loket yang beroperasi di setiap stasiun diharapkan pelayanan nantinya akan lebih efisien," kata Jonan.
Rencananya praktek penambahan biaya serta pengurangan jumlah loket reservasi pembelian tiket di setiap stasiun akan mulai diimplementasikan setelah lebaran 2014. PT KAI berharap dengan adanya kebijakan ini dapat mendorong minat calon penumpang untuk beralih membeli tiket KA melalui sistem online, gerai-gerai retail, atau call center 121.
(ang/ang)










































