Bupati Ini Beberkan Tips Kepemimpinan ke Pegawai Kemenkeu

Bupati Ini Beberkan Tips Kepemimpinan ke Pegawai Kemenkeu

- detikFinance
Kamis, 22 Mei 2014 14:03 WIB
Bupati Ini Beberkan Tips Kepemimpinan ke Pegawai Kemenkeu
Surabaya - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membeberkan tips keberhasilan kepemimpinannya dalam melakukan reformasi birokrasi, serta membangun daerah Banyuwangi di hadapan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Acara yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan SDM Kemenkeu digelar di Hotel Majapahit, Surabaya, Kamis (22/5/2014).

"Kepemimpinan yang baik terepresentasi dari berjalannya kebijakan yang mengandung terobosan. Jadi pemimpin tidak hanya terjebak pada comfort zone, tapi harus banyak melakukan terobosan," kata Abdullah Azwar Anas.

Bupati Banyuwangi yang banyak mendapatkan penghargaan ini menambahkan, kepemimpinan itu akan diuji, karena harus mengajak semua pihak untuk mensukseskan terobosan kebijakan tersebut.

"Yang menjadi tantangan adalah, bagaimana pihak-pihak yang sudah berada di zaman bisa berubah untuk terlibat mensukseskan kebijakan terobosan itu," tuturnya.

Ia membeberkan syarat sukses menerapkan kebijakan, ada tiga hal yang saling terkait satu sama lain. Pertama mengutamakan kepentingan publik. Kedua, mendapat legitimasi dan dukungan mulai dari tokoh masyarakat sampai kekuatan politik yang ada.

"Legitimasi dan dukungan ini lahir dari proses publik menilai kiprah pemimpin. Karena itu, dengan semua tindakan, saya menyakinkan publik, menyakinkan tokoh, menyakinkan kekuatan politik bahwa, sebuah kebijakan penting untuk memajukan daerah," terangnya.

Syarat sukses ketiga yakni, kapabilitas seorang pemimpin. Katanya, faktor kapabilitas ini menjadi instrumen untuk menyakinkan semua elemen agar terpercaya bahwa kebijakan tersebut berada di rel yang benar.

"Contohnya, bagaimana mungkin saya membuat kebijakan terobosan di bidang teknologi informasi kalau saya tidak memahami arti pentingnya teknologi informasi," ujarnya sambil mencontohkan, bagaimana membangun pola komunikasi berbasis IT dengan twitter, media sosial, untuk menyelesaikan layanan publik lewat online.

"Dengan teknologi informasi, dari sini (lokasi acara) saya juga bisa rapat, menerima informasi dari staf saya dan mengambil langkah-langkahnya. Jadi harus tahu arti teknologi informasi, karena manfaatnya luar biasa," tandasnya.

(roi/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads