Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memperkirakan buruknya kondisi Thailand saat ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk menarik para investor asing di Thailand yang menarik dana hingga US$ 408 juta (Rp 4,08 triliun).
"Sekarang kita lihat ya, geopolitik Thailand sedang resesi, investasinya bisa relokasi ke Indonesia," ujar Bambang saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/05/2014).
Di sisi yang lain, lanjut Bambang Indonesia juga diuntungkan dari kondisi memanasnya hubungan Jepang dan Tiongkok. Hubungan Tiongkok dan Jepang kembali tegang atas sengketa pulau Senkaku atau bahkan pulau Ryukyu selatan yang terus memanas.
"Jepang sama Tiongkok juga lagi ribut. Investasi Jepang yang biasa di Tiongkok bisa relokasi di Indonesia," imbuhnya.
Fokus pemerintah dengan adanya dua kejadian tersebut, bisa memberi kepastian Jepang merelokasi investasi besar-besaran ke Indonesia. Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tahun ini ditargetkan 5,5% bisa saja meningkat atau sesuai dengan target yang diharapan. Investasi adalah salah satu komponen penyumbang pertumbuhan ekonomi selain konsumsi dan ekspor.
"Jadi menurut saya, kalau investasi kita fokus bagaimana mendorong investasi Jepang lebih banyak di Indonesia. Saya rasa di situ peluang pertumbuhannya," jelasnya.
(wij/ang)











































