Piala Dunia Tak Akan Dongkrak Ekonomi Brasil

Piala Dunia Tak Akan Dongkrak Ekonomi Brasil

- detikFinance
Minggu, 25 Mei 2014 12:17 WIB
Piala Dunia Tak Akan Dongkrak Ekonomi Brasil
Jakarta - Brasil akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, Juni-Juli mendatang. Diperkirakan gelaran itu akan sedikit memberikan dampak positif bagi ekonomi Negeri Samba, tapi tak cukup untuk mengatasi berbagai masalah yang ada.

Ekonomi Brazil tengah mengalami masa kelam dalam beberapa kuartal terakhir. Pekerjanya tidak produktif, belum lagi pembangunan infrastruktur berjalan lambat.

Inflasi yang meroket di Brasil harus memaksa bank sentral menaikan suku bunga acuan beberapa kali. Lembaga pemeringkat Standard and Poors's juga telah memangkas peringkat utang pemerintah Brasil menjadi hanya satu tingkat di atas junk bond (obligasi sampah). Indeks pasar saham Brasil Bovespa pun anjlok lebih dari 7% tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Brasil menjadi tuan rumah gelaran sepakbola terbesar di dunia, yaitu Piala Dunia 2014. Momentum ini memang bisa mendatangkan jutaan turis dan sponsor-sponsor besar.

Pemerintah Brasil telah menghabiskan sekitar US$ 11,5 miliar (Rp 115 triliun) untuk membangun stadion-stadion sepakbola yang baru, sarana transportasi, dan bandara. Pemerintah menyebutkan ini merupakan investasi karena Piala Dunia bisa membawa keuntungan ekonomi yang sangat besar.

Namun, banyak masyarakat yang skeptis akan hal ini. Ribuan orang melakukan protes dan turun ke jalan sepanjang Piala Konfederasi tahun lalu. Beberapa dari mereka kesal dengan pemborosan uang untuk pagelaran olahraga yang mengorbankan anggaran jaring pengaman sosial.

Lembaga pemeringkat Moody's Investor Services sepakat dengan keraguan masyarakat Brasil mengenai pernyataan bahwa Piala Dunia bisa memajukan ekonomi. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan tidak seberapa dibandingkan ekonomi Brasil yang mencapai US$ 2 triliun (Rp 20 ribu triliun), dan keuntungannya pun hanya akan berlangsung sekejap.

"Kita melihat ada dampak dari Piala Dunia untuk Brasil, tetapi sedikit. Durasi sebentar dan tidak sebanding dengan ukuran ekonomi negara itu," kata Moody's dikutip dari CNN, Minggu (25/5/2014).

Bahkan Piala Dunia pun membawa resiko yang tidak sedikit. Salah satunya transportasi udara Brasil yang sudah rumit akan semakin rumit dengan perjalanan para turis yang mejelajahi 12 stadion.

Brasil juga diperkirakan akan menghadapi situasi yang sama pada 2016, ketika Rio de Janeiro akan menjadi tuan rumah Olimpiade. Persiapannya saja sudah terganggu oleh kasus korupsi.

(zul/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads