Pemanggilan ini terkait upaya mencari jalan ke luar di sektor mineral dan batu bara (minerba) pasca larangan ekspor bahan tambang mentah awal 2014. Pasca larangan itu, para perusahaan tambang wajib melakukan hilirisasi melalui pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter), namun belum semua menyanggupinya.
"Masalah hilirisasi mineral menjadi salah satu konsen saya untuk segera diselesaikan di sisa 5 bulan pemerintahan ini. Mulai Rabu saya akan melakukan rapat maraton. Salah satunya dengan memanggil Big Player Freeport dan Newmont," ucap CT di Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kuningan, Jakarta, Senin (26/5/2014).
CT mengungkapkan, masalah di sektor minerba saat ini cukup pelik, terutama soal kewajiban pembangunan smelter, dan ketentuan bea keluar untuk mineral olahan yang membuat perusahaan tambang mineral menghentikan produksinya.
"Antara pemerintah dan pengusaha saling sandera, pengusahanya ancam hentikan produksi, dan PHK karyawan karena tidak bisa ekspor, pemerintahnya anggap silakan saja toh itu bisnis," ucapnya.
CT menambahkan, sebenarnya kesempatan untuk membangun smelter bagi pengusaha sudah ada sejak 5 tahun lalu, namun karena pengusaha menganggap pemerintah tidak serius sehingga belum juga merealisasikan pembangunan smelter. "Tapi begitu diberlakukan semuanya kalang kabut, untuk itu kita akan cari jalan keluarnya segera," katanya.
Sebelumnya, PT Newmont Nusa Tenggara (Newmont) mengancam akan mengurangi kegiatan operasi hingga menghentikan kegiatan tambang tembaga dan emas Batu Hijau di Sumbawa Barat, NTB mulai 1 Juni 2014. Dampaknya akan ada 8.000 karyawan dan kontraktor yang terancam tak bisa bekerja alias dirumahkan.
Presiden Direktur Newmont Martiono Hadianto pernah mengatakan rencana penghentian operasi bisa dibatalkan jika pembahasan yang saat ini sedang dilakukan bersama pemerintah berhasil menyelesaikan proses perolehan Surat Persetujuan Ekspor (SPE).
Pada April 2014, PT NNT telah memperoleh status eksportir terdaftar dari Kementerian Perdagangan sebagai salah satu syarat penting yang perlu dipenuhi untuk memperoleh izin ekspor tambang.
(rrd/hen)











































