Kacang tanah diimpor sebanyak 34.151 ton atau US$ 38,9 juta pada April 2014. Impor tersebut naik dari bulan sebelumnya yaitu 22.679 ton atau US$ 25,1 juta. Akumulasi Januari-April adalah 98.703 ton atau US$ 111,6 juta.
Negara asal kacang tanah impor pada April adalah India dengan volume 28.772 ton (US$ 31,8 juta), Tiongkok 4.465 ton (US$ 6,4 juta), Malaysia 752 ton (US$ 607 ribu), dan negara lainnya total 161 ton (US$ 165 ribu).
Demikian data yang dikutip detikFinance dari laporan bulanan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa (3/6/2014).
Sedangkan kacang hijau pada bulan April diimpor sebanyak 18.544 ton atau US$ 18,9 juta. Lebih tinggi dibandingkan bulan lalu yang sebesar 13.761 ton atau US$ 18,5 juta. Secara kumulatif, impornya mencapai 41.999 ton atau US$ 41,3 juta.
Kacang hijau impor berasal dari sejumlah negara seperti Myanmar 16.833 ton (US$ 17,2 juta), Ethiopia 1.048 ton (US$ 848 ribu), Australia 312 ton (US$ 392 ribu), Tiongkok 180 ton (US$ 207 ribu), dan negara-negara lainnya.
(mkl/hds)











































