Dengan moda ini, pengguna bisa leluasa memilih sarana transportasi untuk bepergian. Moda mana yang Anda pilih?
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Hanggoro Budi Wiryawan menerangkan kedua moda tersebut saling melengkapi dan memiliki segmen pasar sendiri-sendiri.
Kereta Ekspres akan membidik masyarakat di area Jawa Barat dan Jakarta bagian Timur yang menuju Bandara Soetta. Pengguna bisa memakai kereta dengan waktu tempuh 35 menit dari sekitar Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur menuju Bandara Soetta di Cengkareng. Waktu tempuh lebih cepat daripada KRL Bandara karena tidak berhenti di setiap stasiun.
"Segmen beda, kalau commuter (KRL) kemungkinan berhenti setiap stasiun sehingga waktu tempuh 1 jam, agak lama," jelasnya kepada detikFinance, Rabu (4/6/2014).
Meskipun lebih cepat, tarif antara KRL Bandara dan Kereta Ekspres juga berbeda. Tarif KRL dipatok Rp 75.000 per penumpang dan tarif Kereta Ekspres senilai Rp 100.000.
Perbedaan ini muncul karena untuk infrastruktur KRL ada yang dibangun pemerintah sedangkan Kereta Ekspres 100% murni buatan investor sehingga mempengaruhi harga tiket.
"Kemudian tarif lebih murah karena yang yang siapkan infrastruktur pemerintah kecuali KAI diperintahkan garap sisanya," sebutnya.
KRL Bandara Soetta sendiri akan berangkat dari Stasiun Manggarai dan Stasiun Sudirman Baru. Diproyeksi KRL Bandara Soetta bisa beroperasi mulai tahun 2015.
Sedangkan proses konstruksi Kereta Ekspres dimulai pada pertengahan 2015. Stasiun keberangkatan berada di dekat Bandara Halim.
Ditargetkan pada tahun 2018, warga DKI dan sekitarnya telah bisa menikmati Kereta Ekspres menuju Bandara Soetta. Hanggoro menegaskan dengan beroperasinya kedua moda kereta dari atau menuju Bandara Soetta, minilai tidak ada pihak yang dirugikan. Justru masyarakat bisa memiliki alternatif moda transportasi dari atau ke bandara.
"Tahun depan atau 2015 operasikan KRL dan Ekspres baru operasi tahun 2018. Mereka 3 tahun nikmati tanpa saingan. nanti setelah itu kita boleh-boleh saja buat saingan," tegasnya.
(feb/ang)











































