Menteri ESDM Jero Wacik membenarkan penghentian produksi Newmont. Namun dia menolak pernyataan bahwa Newmont memangkas gaji karyawannya.
"Bukan dipotong, tidak ada pemotongan gaji. Setiap pekerja di Newmont itu kan ada gaji pokok dan tunjangan-tunjangan lainnya. Tunjangan ini besar sekali, oleh Newmont karena ini berhenti produksi dipotong dulu tunjangannya. Jadi gaji mereka tidak ada yang dipotong," jelas Jero kala ditemui di Gedung DPR?MPR/DPD, Jakarta, Kamis (5/6/2014) malam.
Jero mengakui, berhentinya produksi Newmont disebabkan belum keluarnya surat persetujuan ekspor dari Kementerian Perdagangan. Perseroan tidak bisa melakukan ekspor sehingga tidak memperoleh pendapatan. Kemudian, penyimpanan bahan baku juga sudah penuh.
"Kalau izin ekspornya sudah keluar, maka karyawan bisa kerja lagi. Tapi agar izinnya keluar, Newmont harus beri jaminan dulu mau bangun smelter. Ini masih diproses, secepatnya diselesaikan," kata Jero.
Sebelumnya, pihak Newmont melalui siaran tertulis telah resmi menyatakan penghentian produksi di tambang Batu Hijau. Perseroan menyebutkan saat ini tengah dalam kondisi kahar (force majeur) sehingga tidak bisa berproduksi.
"Kami telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk membantu menyelesaikan masalah ekspor ini dan mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kegiatan pengolahan dan pemurnian dalam negeri. Namun, meski segala upaya terbaik telah kami lakukan, perusahaan belum dapat melakukan ekspor konsentrat tembaga sejak Januari dan belum menerima izin ekspor," papar Presiden Direktur NNT Martiono Hadianto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/6/2014).
Β
(rrd/hds)











































